Diguyur Hujan, Exit Tol Parungkuda Tetap Macet

Rabu, 2 April 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kendaraan yang keluar dari Exit Tol Parungkuda menuju Sukabumi mengalami kemacetan parah meskipun hujan mengguyur kawasan tersebut.

Antrean panjang kendaraan roda empat tampak tersendat, bahkan di beberapa titik tidak menunjukkan pergerakan sama sekali.

Selain di Exit Tol Parungkuda, kepadatan juga terjadi di Simpang TMC arah Pasar Cibadak, dengan kendaraan yang menuju Sukabumi mengalami lonjakan signifikan pada H+3 Idul Fitri 1446 Hijriah.

Sebaliknya, arus kendaraan dari Sukabumi menuju Bogor terlihat lebih lenggang, termasuk di kawasan Pasar Cibadak hingga Pasar Cicurug.

Ahmad Syahri (29), salah seorang pengendara, mengaku rela mengantri dalam kemacetan yang cukup panjang setelah keluar dari Exit Tol Parungkuda.

“Macet parah, apalagi kendaraan yang menuju Sukabumi, meskipun saat ini hujan turun cukup deras,” ujarnya, Rabu (2/4/2025).

Ahmad berencana mengunjungi objek wisata di Sukabumi sebagai bagian dari agenda libur Lebaran bersama keluarga.

“Mau ke Palabuhanratu, sekalian berwisata bareng anak dan keluarga,” tuturnya.

Di sisi lain, Yusuf Riadi, warga Cicurug, masih berusaha mencari jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan di Parungkuda.

“Mau ke Pantai Palabuhanratu, tapi kalau lewat Parungkuda, sepertinya bakal terjebak macet panjang,” katanya.

Demi menghindari kepadatan di Exit Tol Parungkuda, Yusuf memutuskan untuk memilih jalur alternatif meskipun harus menempuh rute yang lebih jauh.

“Saya pilih lewat Kalapanunggal, keluar di Cikidang. Tapi, dengan kondisi hujan seperti ini, harus ekstra hati-hati karena jalur Cikidang terkenal dengan tikungan tajam dan jalan yang licin,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru