JURNALSUKABUMI.COM – Kali ini PT Hung Fu Leather Indonesia hadir di Kawasan Industri Cikembar, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Ditandai dengan ground breaking, serangkaian acara seremoni dengan di hadiri pimpinan PT. Hung Fu Leather Indonesia CEO Michael Chen, dan sederet pimpinan PT Bogorindo Cemerlang, Au Bintoro, Berlin Sumadi acara berjalan lancar dan selesai.
Informasi dihimpun Jurnal Sukabumi ditanah kurang lebih 30.000 m2/3 Hektar, kedepan PT Hung Fu Leather bergerak di bidang kulit sapi, dan nanti nya akan berproduksi bahan-bahan alas kaki premium.
CEO PT. Hung Fu Leather Indonesia Michael Chen mengatakan bahwa perusahaan ini kedepan akan bergerak di bidang kulit sapi dengan memproduksi bahan alas kaki premium. Kemudian akan melibatkan 500-600 orang tenaga kerja.
“Perusahaan ini bergerak di bidang Kulit Sapi untuk produksi bahan alas kaki premium. Saya akan melibatkan 500-600 orang tenaga kerja di sini,”ujar CEO PT. Hung Fu Leather Indonesia Michael Chen kepada Jurnal Sukabumi, Senin (24/2/2025).
Masih kata Michael, bahwa kawasan industri Cikembar Sukabumi, kawasan industri yang strategis. Usai ground breaking pekerjaan pihaknya ditargetkan akhir tahun selesai dengan melanjutkan operasional.
“Tidak ada kendala, semua didukung oleh pemerintah dan pihak lainnya. Kedepan saat produksi berlangsung kita akan jaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu CEO PT. Bogorindo Cemerlang Au Bintoro mengungkapkan PT Hung Fu Leather ini perusahaan terbesar di Taiwan, dengan pabrik bergerak dengan pengelolaan kulit sepatu, dangan suplai ke Nike, Puma, juga merek sepatu ternama.
“Ini perusahaan terbesar di Taiwan dan sekarang masuk di Kawasan Industri Cikembar Sukabumi. Pabrik ini bergerak dengan pengelolaan kulit sapi dengan suplai ke perusahaan besar seperti Nike, Puma, Adidas,” kata CEO PT. Bogorindo Cemerlang Au Bintoro kepada Jurnal Sukabumi.
Au Berharap, kedepan hadirnya PT Hung Fu Leather ini bisa berdampak besar untuk kemajuan wilayah dan Kabupaten Sukabumi, karena bisa menyerap ratusan tenaga kerja. Kawasan industri Cikembar ini sudah kurang lebih ada 10 perusahaan sebagian dari China dan sebagian perusahan lokal.
“Kedepan berharap akan banyak lagi perusahaan yang datang dari China juga lokal,selain bisa menyerap tenaga kerja lokal juga bisa memajukan Sukabumi,” pungkasnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ahmad Fikri












