Kandang Enam PT Japfa Nagrak Sukabumi Terbakar, Ratusan Ekor Ayam Mati Terpanggang 

Rabu, 5 Februari 2025 - 10:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah peternakan ayam milik PT Japfa Comfeed Indonesia, yang berada di Kampung Sinagar, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi terbakar hebat, pada Rabu (5/2/2025) sekira pukul 06.00 WIB pagi.

Heri Hermawan Wakil Danton Posko V Cibadak membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di PT Japfa Comfeed Indonesia, di Nagrak Utara. Pihaknya telah menerima laporan sekira pukul 06.05 WIB, kemudian saat tiba dilokasi gumpalan api dan asap besar terjadi di kandang enam tempat ayam berada.

“Ada tiga titik api besar dan gumpalan asap berada di kandang enam tempat ayam berada. Ada empat unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit rescue, masing-masing unit datang dari Cisaat, Cibadak, dan parungkuda,” kata Wakil Danton Cibadak Heri Hermawan kepada Jurnal Sukabumi.

Lebih jauh Heri menuturkan, api berhasil di padamkan sekitar satu jam kemudian, dan diduga api berasal dari korsleting listrik di sebuah gedung. Ratusan ekor ayam mati terpanggang pada saat kebakaran terjadi dan pihaknya sampai saat ini masih melakukan pendataan.

“Api berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam, dan diduga api berhasil dari konsleting listrik salah satu gedung di dalam kawasan perusahaan. Ratusan ayam mati terpanggang saat kebakaran terjadi. Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan,” pungkasnya.

Pantauan Jurnal Sukabumi lima unit kendaraan pemadam kebakaran posko Cibadak, Cisaat, Parungkuda datang ke lokasi untuk memadamkan api. Hingga sekitar pukul 09.30 WIB api mulai bisa dipadamkan.

 

Reporter: Ifan | Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Berita Terbaru