Ribuan Guru Honorer di Sukabumi Aksi Tuntut Pengangkatan P3K  

Kamis, 30 Januari 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan guru honorer dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/1/2025). Sekitar 2.500 guru yang hadir menuntut kepastian status kerja mereka sebagai tenaga honorer R3 (non-PNS).

Koordinator aksi, Deril Sukma, menyampaikan bahwa aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan beberapa tuntutan, terutama pengangkatan status guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Kami meminta status R3 ini diprioritaskan menjadi full-time. Selama ini banyak rekan kami merasa diperlakukan tidak adil, apalagi kuota pengangkatan di Kabupaten Sukabumi masih sangat minim dibandingkan daerah lain,” ujar Deril.

Dalam aksinya, para guru honorer menyoroti tiga tuntutan utama yaitu, pengangkatan P3K secara prioritas, peningkatan kuota pengangkatan dan kepastian gaji dan formasi.

“Saat ini, kuota tahap pertama hanya mencakup 800 guru. Mereka meminta agar pada tahap kedua kuota ditingkatkan menjadi lebih dari 5.000, mengingat jumlah guru honorer di Kabupaten Sukabumi mencapai sekitar 6.000 orang,” terang Deril.

“Guru honorer juga meminta kejelasan dalam pembentukan formasi dan menegaskan bahwa anggaran Kabupaten Sukabumi sudah cukup untuk menggaji guru honorer yang diangkat menjadi P3K,” tambahnya.

Deril menegaskan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, aksi lanjutan akan dilakukan dengan skala yang lebih besar.

“Jika tidak diterima dengan baik, kami akan menduduki Gedung DPRD ini. Bahkan, jika tuntutan tidak berjalan dengan baik, kami siap menggelar aksi nasional pada 3 dan 4 Februari,” tegasnya.

Guru honorer berharap pemerintah daerah lebih peduli terhadap nasib mereka dan memberikan keadilan sebagaimana yang telah diperjuangkan di berbagai daerah lain.

“Kami ingin kejelasan dan keadilan. Jangan persulit kami yang sudah mengabdi bertahun-tahun,” tandas Deril.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

Warga Ciawitali Nagrak Dihebohkan Kemunculan Monyet Masuk ke Pemukiman
32 Pelajar Terbaik Sukabumi Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Warga Ciawitali Nagrak Dihebohkan Kemunculan Monyet Masuk ke Pemukiman

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:12 WIB

32 Pelajar Terbaik Sukabumi Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Berita Terbaru