Jadi Prioritas 2025, Disdik Siap Bangun Kembali Ruang Kelas Ambruk di Cidahu 

Kamis, 30 Januari 2025 - 07:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi memastikan akan memprioritaskan pembangunan ruang kelas yang ambruk di SDN 2 Girijaya, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, pada tahun anggaran 2025.

Langkah ini dilakukan setelah atap ruangan kepala sekolah, ruang guru, dan perpustakaan di sekolah tersebut roboh akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/1/2024) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB, beruntung tidak ada korban jiwa karena kejadian berlangsung sebelum aktivitas belajar dimulai.

Nurbaeti, Pengawas Sekolah Kecamatan Cidahu, mengungkapkan bahwa sebelumnya tidak ada tanda-tanda kerusakan serius pada bangunan.

“Guru-guru dan kepala sekolah masih berada di sekolah hingga pukul 17.30 WIB tanpa masalah. Namun, dini hari terdengar suara keras, dan setelah dicek, perpustakaan serta sebagian ruang guru dan kepala sekolah roboh,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Nurbaeti menjelaskan dua faktor utama penyebab ambruknya bangunan yang diperkirakan merugikan hingga Rp150 juta: kondisi bangunan yang sudah lapuk sejak dibangun pada 2008 dan curah hujan yang sangat tinggi selama empat hari terakhir.

“Untuk 2025, Dinas Pendidikan sudah meninjau lokasi, dan pembangunan dua ruang kelas baru sudah masuk dalam prioritas utama. Kami harap ini bisa segera terealisasi demi keamanan dan kenyamanan pelajar,” jelas Nurbaeti.

Meski demikian, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan beberapa penyesuaian. Anak-anak dipulangkan lebih awal untuk memastikan keselamatan mereka, sementara guru fokus menyelamatkan dokumen dan buku penting dari reruntuhan.

Nurbaeti juga mengapresiasi kerja sama warga, Kepala Desa Girijaya, Kepolisian, dan TNI yang sigap membantu proses evakuasi.

“Alhamdulillah, semua proses berjalan lancar berkat bantuan banyak pihak. Kami berharap pembangunan bisa segera dilakukan demi keberlangsungan pendidikan,” tambahnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur : Ahmad Fikri

Berita Terkait

Cetak Jurnalis Muda, PKBM Ummi Kulsum Kota Sukabumi Bekali Siswa Ilmu Jurnalistik
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Cetak Jurnalis Muda, PKBM Ummi Kulsum Kota Sukabumi Bekali Siswa Ilmu Jurnalistik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Berita Terbaru