Pantai Sukabumi Mulai Dipadati Wisatawan, Pengunjung Naik hingga 90%

Senin, 27 Januari 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Destinasi wisata pantai beberapa titik dari mulai Palabuhanratu hingga Cisolok, Kabupaten Sukabumi kembali menggeliat.

Pantauan di beberapa lokasi seperti Pantai Karang Hawu, Pantai Istiqomah, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) Citepus menunjukkan lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan sejak akhir beberapa hari ini.

Humas Pokdarwis RTH Citepus, Rahmat, mengungkapkan bahwa dalam dua hari terakhir, jumlah wisatawan meningkat hingga 90% di bandingkan hari-hari biasa.

“Alhamdulillah, untuk hari Senin ini pengunjung RTH sudah dua hari berturut-turut ramai sejak Sabtu. Tentu sangat jauh berbeda dibandingkan libur biasa. Alhamdulillah, ada peningkatan yang luar biasa,” ujar Rahmat, Senin (27/1/2025).

Rahmat menambahkan, kepadatan kali ini bahkan lebih ramai dibandingkan saat libur tahun baru. Faktor cuaca yang lebih cerah menjadi salah satu alasan utama.

“Lebih ramai hari ini dibanding libur tahun baru, karena mungkin saat itu cuacanya kurang mendukung. Sekarang, alhamdulillah, cuacanya steril,” tambahnya.

Menurut Rahmat, pengunjung yang datang ke RTH Citepus dan pantai-pantai sekitarnya didominasi wisatawan luar kota.

“Kalau melihat dominasi plat kendaraan, banyak dari luar kota, seperti Bogor dan Jakarta. Saya sempat berbincang dengan beberapa pengunjung yang mengaku datang dari wilayah-wilayah tersebut,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa wisata pantai di Sukabumi tetap ramah bagi wisatawan, terutama dari segi harga.

“Alhamdulillah, di sini harga-harga tetap terjangkau, tidak ada kenaikan meskipun sedang ramai pengunjung,” ujar Rahmat.

Selain itu, Rahmat mengimbau pengunjung untuk tetap berhati-hati saat menikmati pantai, terutama saat berenang.

Ia menegaskan pentingnya menghindari berenang terlalu ke tengah karena ombak yang tidak stabil dan potensi arus bawah yang kuat.

“Untuk para pengunjung, imbauan dari saya, kalau mau berenang jangan terlalu ke tengah karena ombaknya tidak stabil. Kami khawatir dengan arus bawah yang kencang,” tandasnya .

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB