Kedai Kopi Ncek Joe Tie: Nostalgia Peranakan di Tengah Odeon Chinatown

Minggu, 19 Januari 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Berbagai pilihan makanan minuman khas pecinan menjadi daya tarik baru di tengah wisata tematik Odeon Chinatown, salah satunya kedai kopi Ncek Joe Tie.

Kedai kopi bernuansa pecinan ini merupakan persembahan dari Triyana (28) yang ingin menghidupkan kembali nuansa peranakan. Latar belakangnya sebagai seorang baker dan pengalaman di industri F&B menjadi inspirasi di balik setiap sajiannya.

Pilihan cocok bagi anda yang senang menikmati secangkir kopi dengan nuansa sentuhan rumah, salah satu daya tarik Ncek Joe Tie adalah kopi-kopinya yang dibuat dengan penuh perhatian.

“Yang membedakan kita mungkin cara kita menuangkan kreasi. Semua kopi panas membutuhkan waktu lama untuk mencapai cita rasa yang sempurna,” ungkap Triyana, Minggu (19/01/2025).

Tak hanya kopi, roti, selai, bahkan risol pun dibuat sendiri dengan resep turun-temurun dari sang Ncek Joe Tie yang dibuat dari biji kopi Nusantara hingga menghasilkan cita rasa unik. Meskipun menggunakan biji kopi Nusantara, Ncek Joe Tie fokus pada perpaduan robusta dan arabika blend yang rendah kafein.

“Kita ingin kopi yang ramah di lambung, jadi bisa dinikmati semua kalangan usia,” tuturnya.

Salah satu menu andalan adalah Es Ncek Signature dengan rasa unik yang memadukan rum baileys non-alkohol. Tak heran jika menu ini disukai berbagai kalangan usia. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp9.000 untuk kopi O.

Kedai ini juga menawarkan varian rasa unik lainnya, Yuen Yang dan Heming Chi yakni perpaduan unik kopi, teh, dan susu, menjadi salah satu inovasi menarik.

“Meskipun murah, kami tidak mengorbankan kualitas. Respon masyarakat sangat positif karena rasanya segar dan unik,” ujar Triyana.

Ncek Joe Tie juga akan segera meluncurkan menu baru bernama Heming Chi, perpaduan kopi dan lemon yang lebih segar dari lemon rock. Dengan suasana yang hangat dan menu-menu autentik, Ncek Joe Tie berhasil membawa nostalgia peranakan di tengah Chinatown. Triyana berharap kedai kopinya bisa menjadi tempat berkumpul bagi semua kalangan.

Sementara itu, Sutiyono, pengelola dan penanggung jawab manajemen Odeon Chinatown, menjelaskan, walaupun konsepnya pecinan, pihaknya tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme.

“Semua orang, tanpa memandang agama atau latar belakang, sama-sama diterima di sini,” ungkapnya.

Meskipun mayoritas makanan yang disajikan bercita rasa Tionghoa, pihak pengelola memastikan bahwa semua makanan yang dijual adalah halal.

“Kami ingin semua pengunjung bisa menikmati kelezatan kuliner Tionghoa tanpa harus khawatir,” tambah Sutiyono.

Pilihan kuliner halal yang beragam
Dengan jumlah tenant mencapai 28, Odeon Chinatown menawarkan berbagai pilihan kuliner khas Tionghoa yang telah disesuaikan agar sesuai dengan standar halal.

Mulai dari hidangan utama, makanan ringan, hingga minuman, semuanya bisa dinikmati di sini. Konsep yang inklusif, keputusan untuk memisahkan makanan non-halal ke luar kawasan Odeon Chinatown merupakan hasil pertimbangan matang dari pihak pengelola.

“Kami ingin memastikan bahwa semua pengunjung merasa nyaman dan dapat menikmati waktu bersantap dengan tenang,” jelasnya.

Odeon Chinatown tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati kuliner, namun juga menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai toleransi dan keberagaman dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan konsep yang inklusif, Odeon Chinatown diharapkan dapat menjadi destinasi kuliner yang digemari oleh masyarakat luas.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB