Sektor Wisata Pantai Palabuhanratu Tetap Aman, Wisatawan Dapat Berlibur Tanpa Cemas

Kamis, 26 Desember 2024 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Meski sempat dilanda bencana banjir dan longsor beberapa minggu lalu, sektor pariwisata Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tetap aman dan kondusif untuk dikunjungi.

Bastian (76), yang lebih dikenal dengan sapaan Opung, pengelola Hotel Bunga Ayu di Palabuhanratu, memastikan bahwa sektor pariwisata tidak terganggu oleh bencana tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada dampak besar terhadap pariwisata. Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kejadian ini. Saat ini, semuanya sudah kembali normal,” kata Opung, Kamis (26/12/2024).

Menurutnya, bencana hanya terjadi di beberapa titik tertentu dan tidak memengaruhi destinasi wisata utama di kawasan pantai Palabuhanratu.

“Wisatawan dari luar Sukabumi tidak perlu khawatir. Objek wisata tetap aman, apalagi menjelang malam pergantian tahun,” tambah Opung.

Pantai Palabuhanratu memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Selain hamparan pasir putih dan deburan ombak yang memanjakan mata, kawasan ini juga terkenal dengan kekayaan budaya serta mitosnya yang menambah daya tarik tersendiri.

Bagi pencinta olahraga air, Palabuhanratu menawarkan berbagai aktivitas seru, seperti berselancar di Pantai Cimaja yang sudah dikenal hingga ke mancanegara.

Opung menegaskan bahwa wisatawan dapat berlibur tanpa rasa cemas. Semua akses jalan menuju destinasi wisata sudah normal, dan fasilitas penginapan serta restoran siap menyambut pengunjung.

“Kami pastikan semua lokasi wisata di kawasan pantai Sukabumi tetap aman untuk dikunjungi,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga meningkatkan patroli dan pengawasan demi memastikan kenyamanan wisatawan.

“Kami jamin keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke sini, terutama pada momen liburan akhir tahun,” tambah Opung.

Bastian juga mengimbau wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan selama berkunjung. “Keindahan ini adalah milik kita bersama, mari kita jaga bersama-sama,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terbaru