Pasutri Jadi Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang ke Timur Tengah

Kamis, 7 November 2024 - 19:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sepasangan suami istri (pasutri) inisial Y (51) dan SK (61) warga Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi diamankan Satreskrim Polres Sukabumi Kota, setelah terbukti melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi menerangkan, penangkapan itu bermula dari pelaku yang merekrut dan menerima calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah, tepatnya Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, dan Qatar.

“Para korban ini dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga dengan janji gaji 1.200 real atau setara Rp4 juta,” ujar Rita di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (07/11/2024).

Rita menjelaskan, namun saat korban sampai di negara tujuan yakni Abu Dhabi dan bekerja, korban hanya digaji satu bulan saja dari total tiga bulan korban bekerja di luar negeri.

“Bahwa pelaku adalah suami istri dan menikah sejak tahun 2021 dan telah melakukan perekrutan dan menerima calon PMi di wilayah kota dan Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Dia menuturkan, pelaku telah menjalankan aksinya sejak tahun 2021. Dengan keuntungan didapat mencapai Rp1,5 juta setiap satu orang yang berhasil diberangkatkan. Korban yang telah direkrut itu kemudian dikirim ke sponsor perusahaan di Jakarta, yang kini sedang dalam pencarian (DPO).

Kedua pelaku dikenai pasal 4 UU nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

“Kemudian pasal 69 juncto pasal 81 UU nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia dengan ancaman pidana 10 tahun penjara,” tutup dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Berita Terbaru