Dilanda Longsor, Jalan Penghubung Desa di Jampangtengah Nyaris Putus

Rabu, 6 November 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan lebat yang mengguyur kawasan Jampangtengah pada Selasa (5/11/2024) malam mengakibatkan longsor dan nyaris memutuskan penghubung Desa.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, menghancurkan bahu jalan sepanjang 30 meter dengan lebar 2 meter dan tinggi tebing longsoran mencapai 10 meter.

Akibatnya, akses jalan jalan penghubung utama antara di Desa Jampangtengah, Kecamatan Jampangtengah ini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

“Longsor ini terjadi setelah hujan deras yang berlangsung cukup lama. Tanah di sekitar jalan menjadi tidak stabil dan akhirnya longsor, mengancam putusnya akses jalan desa ini,” ujar Dadi Supardi, Rabu (6/11/2024).

Sementara itu Danramil 2207/Jampangtengah, Kapten Inf Budi Hadi Priyadi menyebut, Kerusakan yang terjadi membuat jalan desa yang menghubungkan Kampung Pasirmalang dan Kampung Naringgul sangat rawan putus total.

Jika hal ini dibiarkan, warga dari kedua kampung akan terisolasi dan mengalami kesulitan mengakses fasilitas penting, seperti sekolah, pasar, dan pusat kesehatan.

“Saat ini upaya sementara telah dilakukan untuk memperingatkan warga agar berhati-hati melintasi jalan tersebut, terutama pada kondisi cuaca yang masih tidak menentu,” tuturnya.

Saat ini, pihak berwenang sedang melakukan pemantauan di lokasi dan bersiap mengoordinasikan langkah perbaikan darurat. Selain itu mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi daerah rawan longsor ini.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan darurat, mengingat jalur ini adalah penghubung penting bagi warga setempat. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tambah Inf Budi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter
Niat Mancing, Pria Ini Dibuat Heboh Temukan Mayat Mengambang di Sungai Munjul Ciambar
Sering Terjadi Kecelakaan, Tikungan Kebun Teh Cigaru Kembali Renggut Korban Jiwa
Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pantulan Sinar Matahari pada Pecahan Kaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Senin, 13 Juli 2026 - 16:09 WIB

Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter

Berita Terbaru