Viral, Aksi Pemalakan Preman Kampung Kembali Terjadi di Sukabumi

Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi pemalakan yang melibatkan preman kampung kembali menjadi sorotan setelah sebuah video berdurasi 10 detik viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, seorang sopir truk menghadapi dua pria yang mencoba melakukan pemalakan di Sukabumi. Video ini segera menjadi perbincangan hangat di kalangan warga setempat.

Dalam video tersebut, seorang pria berkaus hitam tampak berusaha naik ke kabin truk sambil melotot dan menantang sopir.

“Rek kumaha, hayoh, rek nenggeulan? (Mau gimana, mau mukul?)” tantang sopir kepada pria tersebut yang semakin memanas situasinya.

Pria itu kemudian turun dari kabin sambil menunjuk-nunjuk, seolah mengajak berkelahi. Tak berselang lama, pria lain yang berkaus hitam dan bertopi ikut mendekati sopir dan mencoba menghentikan perekaman.

Ia mengayunkan tangannya ke arah kamera yang digunakan sopir untuk merekam, sembari mengancam dengan bahasa Sunda kasar, “Kamu nelepon siapa, jangan foto-foto kamu!”

Merespon kejadian ini, Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, dengan tegas menegaskan bahwa premanisme adalah pelanggaran hukum serius yang akan ditindak tanpa kompromi.

“Tindakan premanisme tidak dibenarkan dan melanggar hukum, kita akan tindak tegas,” tegasnya, Rabu (23/10/2024).

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menjadi korban aksi serupa. Kerjasama antara masyarakat dan aparat keamanan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari tindak kriminal.

“Bagi masyarakat yang menjadi korban, kami minta untuk segera menginformasikan kepada kami. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan serius,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru