Hujan Intensitas Tinggi, Satu TPT Ambruk di Cibeureum Akibat Banjir

Kamis, 10 Oktober 2024 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Sukabumi pada Kamis (10/10/2024). Mengakibatkan saluran irigasi tersumbat sehingga mengalami luapan air yang membanjiri Jalan Lingkar Selatan di Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi tepatnya dekat Rumah Makan H Empud.

Peristiwa tersebut terjadi ketika hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Sukabumi sejak sekitar pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Novian Rahmat mengatakan, berdasarkan hasil pengecekkan di lokasi, tumpukan sampah menyebabkan terjadinya banjir.

“Banjir limpasan di saluran irigasi yang berada di wilayah Kelurahan Cibeureum hilir dimana sebab akibatnya dikarenakan adanya penyumbatan saluran akibat sampah di saluran tersebut sehingga aliran air irigasi meluap dan limpas ke jalan, jumlah personil BPBD yang diterjunkan sebanyak 8 orang,” ujar Novian.

Luapan banjir tersebut turut menerjang warung yang berada di sekitar lokasi. Ketika kejadian, pemiliknya sedang tidak berada di lokasi.

“Kanopi warung pinggir saluran irigasi mengalami kerusakan,” tambahnya.

Selain itu, disaat bersamaan, tak jauh dari lokasi banjir limpasan terdapat Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ambruk akibat adanya aliran air yang deras di saluran irigasi.

“Penyebabnya selain aliran air deras barangkali kondisi TPT nya kurang terpelihara,” terang dia.

Saat ini sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi telah selesai melakukan penanganan dampak kejadian bencana hidrometeorologi akibat hujan deras. “Penanganan dilakukan petugas kurang lebih selama 1 jam,” tandansya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung
Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Zona Merah di Palabuhanratu Kembali Bergerak, Satu Rumah Ambruk dan Puluhan KK Terdampak
Langgar Kesepakatan Damai, Kasus Ibu Tiri Aniaya Anak di Jampangkulon Kembali Berlanjut
Retakan Mengintai di Bantargadung, Warga Hidup dalam Bayang-bayang Pergerakan Tanah
Duduk di Tepi Pantai, Ombak Mendadak Seret Wisatawan di Palabuhanratu
70 RTG Riksa Selesai Dibangun tapi Belum Dibayar Pemerintah, Korban Bencana Terkatung-katung

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:14 WIB

Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:05 WIB

Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:45 WIB

Zona Merah di Palabuhanratu Kembali Bergerak, Satu Rumah Ambruk dan Puluhan KK Terdampak

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:09 WIB

Langgar Kesepakatan Damai, Kasus Ibu Tiri Aniaya Anak di Jampangkulon Kembali Berlanjut

Berita Terbaru