Geram! Warga Kerumuni TKP Pra Rekonstruksi Pembunuhan di Citepus

Jumat, 4 Oktober 2024 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus pembunuhan Diki Jaya (21) yang mayatnya ditemukan membusuk di tepi Jalan Raya Sukabumi-Banten terus menjadi perhatian publik.

Saat Polres Sukabumi menggelar pra rekonstruksi di Kampung Wisata Katapang Condong, Desa Citepus, suasana di sekitar lokasi memanas ketika warga mengetahui para pelaku berada di lokasi.

Proses prarekonstruksi berlangsung di sebuah warung kopi berwarna ungu, yang sebelumnya sempat disangka tempat hiburan malam oleh beberapa pihak.

Namun, fakta baru yang mencuat menunjukkan bahwa warung tersebut adalah tempat tinggal salah satu pelaku dan ibunya. Di tempat inilah, diduga Diki Jaya dihabisi sebelum jasadnya dibuang.

Warga yang mengetahui proses pra rekonstruksi ini memadati lokasi. Banyak dari mereka yang penasaran untuk menyaksikan langsung aktivitas polisi di tempat kejadian perkara.

Beberapa bahkan merekam momen tersebut dan menyiarkannya melalui media sosial, memperlihatkan betapa tingginya minat publik atas perkembangan kasus ini.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, dalam keterangannya mengatakan bahwa pihak kepolisian sejak awal mencurigai adanya tindak kriminal dalam kasus ini.

“Kondisi mayat yang ditemukan sudah membusuk dan mengering, membuat kami segera melakukan penyelidikan lebih lanjut. Melalui identifikasi ilmiah, kami berhasil mengungkap identitas korban dan menangkap beberapa pelaku,” jelas Samian.

Yang menjadi sorotan dalam pra rekonstruksi ini adalah reaksi warga yang marah saat mengetahui bahwa salah satu pelaku, berinisial N, berada di dalam mobil polisi yang diparkir di dekat lokasi. Teriakan kemarahan terdengar saat warga berusaha mendekati mobil tersebut. Mereka meluapkan kemarahan dan kesedihan, menuntut keadilan bagi Diki Jaya.

“Tuh, ada di dalam mobil! Orangnya ada di situ!” teriak seorang warga dengan emosi, menunjuk ke arah kendaraan polisi.

Menyadari situasi mulai memanas, aparat keamanan bergerak cepat. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, dan Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Roni Haryanto, turun tangan untuk meredam emosi massa.

“Percayakan proses ini kepada kami. Kami akan menegakkan hukum seadil-adilnya,” ujar Ali, menenangkan warga yang tampak kecewa dan marah.

Investigasi terhadap pembunuhan ini terus dilakukan. Warung kopi berwarna ungu yang menjadi tempat kejadian perkara kini telah dipasangi garis polisi, sementara penyelidikan masih mendalami peran dari para pelaku.

Hingga saat ini, polisi terus melakukan pendalaman motif pembunuhan tersebut dengan mengumpulkan bukti dan keterangan dari para pelaku.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terbaru