Hindari Razia, Sejumlah Pemotor Nekat Masuk Kebun di Sukawayana Sukabumi

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan pengendara sepeda motor di ruas jalan Nasional III, Sukawayana, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, nekat memutar arah hingga masuk kebun untuk menghindari razia pada Selasa (11/06/2024).

Seorang pengendara berinisial J (32) mengaku terpaksa berputar arah dan masuk ke kebun karena takut terjaring razia.

“Saya belum sempat membayar pajak kendaraan, jadi saya putar balik dan masuk kebun untuk menghindari petugas,” ungkap J saat diwawancarai.

J mengungkapkan bahwa banyak pengendara lain yang mengikuti jejaknya dengan alasan serupa. Bahkan, beberapa kendaraan terpaksa menunggu dari kejauhan hingga razia tersebut selesai.

“Banyak yang ikut ke kebun. Padahal itu jalan buntu. Tapi banyak juga mobil berhenti hingga mengular beberapa meter dari lokasi razia,” tambahnya.

Sementara itu, puluhan kendaraan berhasil terjaring razia gabungan yang diadakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat bersama Satlantas Polres Sukabumi, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari Bulan Sadar Pajak.

“Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Selama bulan ini, kami melakukan empat kali pemeriksaan pajak kendaraan,” terang Kanit Regident Polres Sukabumi, Ipda Dartam.

Ipda Dartam menjelaskan bahwa petugas menyediakan gerai pembayaran pajak di lokasi razia bagi pengendara yang kedapatan belum membayar pajak. Dia menambahkan bahwa kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan menunjukkan peningkatan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang belum membayar pajak kendaraan, silakan bayar di Samsat atau outlet bank atau menggunakan layanan Samsat Keliling yang sudah kami sediakan,” jelas Ipda Dartam.

Dalam razia tersebut, banyak pengendara yang terkejut dengan kehadiran petugas di lokasi. Sebagian dari mereka mencoba melarikan diri dengan memutar arah atau bahkan memasuki area perkebunan untuk menghindari pemeriksaan.

Namun, petugas tetap melakukan penertiban dengan tegas. Puluhan kendaraan yang terjaring langsung diarahkan untuk menyelesaikan administrasi pajak mereka di gerai yang telah disediakan di lokasi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Berita Terbaru