Jelang Health City Summit, Geyser Cisolok Makin Dipercantik

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Destinasi Wisata Geyser Cisolok, Kabupaten Sukabumi makin dipercantik. Salah satunya relokasi warung tenda biru ke area parkiran. Langkah ini diambil untuk memastikan keindahan dan keasrian geyser tetap terjaga.

Relokasi ini dilaksanakan dengan kerjasama antara Forkopimcam Cisolok dan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Hal ini juga dilakukan dalam rangka menyambut acara Health City Summit yang akan dihadiri oleh puluhan pejabat tinggi dari berbagai provinsi di Indonesia.

Geyser Cisolok dikenal sebagai semburan air panas pertama di Jawa Barat dan menjadi salah satu dari dua geyser di dunia, membuat area ini sangat istimewa. Oleh karena itu, area ini disterilkan dari pedagang untuk menjaga keasriannya dan meningkatkan daya tarik wisata.

“Relokasi ini bukan hanya untuk menyambut even nasional yang akan dilaksanakan pertengahan tahun ini, di mana Kabupaten Sukabumi akan menjadi tuan rumahnya, tetapi juga sebagai upaya menciptakan tujuh pesona pariwisata,” ujar Feby, pengelola Geyser Cisolok, Selasa (04/06/2024).

Tujuan dari relokasi ini adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung dengan memastikan area wisata tersebut aman, bersih, indah, tertib, sejuk, ramah, dan meninggalkan kenangan yang indah bagi setiap pengunjung. Langkah ini juga mendapat pemahaman dan dukungan dari para pedagang.

“Pemindahan ini sangat dipahami oleh pedagang,” tambah Feby.

Mereka menyadari bahwa perubahan ini akan membantu dalam memperkenalkan Geyser Cisolok sebagai destinasi wisata yang lebih menarik dan terorganisir.

Dengan adanya relokasi dan penataan ulang ini, diharapkan Geyser Cisolok tidak hanya menarik wisatawan lokal tetapi juga internasional. Keindahan dan keunikan geyser ini akan lebih terpancar tanpa gangguan aktivitas perdagangan yang tidak teratur.

“Dengan menciptakan tujuh pesona pariwisata yaitu Aman, Besih, Indah, Tertib, Sejuk, Ramah, dan Kenangan, kami berharap dapat meningkatkan jumlah pengunjung di tempat wisata yang sangat langka ini,” tutup Feby.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Berita Terbaru