Kejam! Mantan TKW Arab Saudi Ini Buang Bayinya di Gunungguruh

Senin, 6 Mei 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JIRNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Mekarjaya, RT. 02/02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi sempat digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki baru lahir, Jumat (03/05/2024) malam.

Bayi dalam kondisi masih hidup itu ditemukan tergeletak di atas selembar kain sarung dengan posisi telanjang terlilit ari-ari dan masih berlumuran darah di semak-semak kebun milik warga sekitar.

Berkat kerja keras jajaran kepolisian, aksi kejam yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut kini sudah terungkap. Ironisnya lagi, terduga pelaku merupakan YS (46) ibu kandungnya sendiri yang merupakan mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Uni Emirat Arab.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun mengatakan, pelaku inisial YS sudah diamankan di Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (05/05/2024) dini hari.

“Dari laporan yang kami terima, Alhamdulilah Polsek Gunungguruh telah mengungkap kasus penemuan bayi yang terjadi pada Jumat malam kemarin dengan mengamankan YS yang diduga merupakan ibu bayi tersebut di rumahnya,” ujar Bagus dalam keterangannya, Senin (06/05/2024).

Bagus menerangkan, YS mengaku perbuatan tersebut dilakukan untuk menutupi rasa malu karena telah mengandung bayi hasil hubungan gelap saat dirinya menjadi TKW ilegal di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dia menjelaskan kronologi dugaan pembuangan bayi oleh YS. Diduga dilakukan saat YS tengah berada di Pasar Pangleseran dan merasakan kontraksi hingga mau melahirkan.

“Dari hasil penyelidikan sementara, bahwa saat di kawasan Pasar Pangleseran, YS ini merasa akan melahirkan, sehingga dirinya langsung menjauh hampir 1 Kilometer menuju kebun warga dan melahirkan bayi laki-laki sendiri tanpa bantuan medis,” jelasnya.

Setelah bayi itu lahir, pelaku menyimpan dan meninggalkan bayi tersebut di semak-semak kebun warga dan bergegas pulang ke rumahnya menggunakan angkot.

Hingga kini YS masih diamankan di Polsek Gunungguruh untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Adapun, bayi laki-laki tersebut sudah dibawa pulang oleh bidan yang pertama kali menangani bayi tersebut.

“Asalnya kita titip di Puskesmas Gunungguruh, tapi karena banyak yang ingin melihat dan takut terjadi apa-apa, bayi dibawa pulang sama bidan sampai besok,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Gunungguruh Iptu Iwan Gunawan membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Menurutnya, bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 18.15 WIB oleh warga bernama Adi (35) yang tengah mencari lalapan di kebun.

“Saksi Adi ketika akan mengambil lalaban di kebun, mendengar ada suara tangisan bayi, kemudian mendekati suara tersebut dan ternyata ada bayi yang seperti baru dilahirkan,” kata Iwan

Saksi kemudian melaporkan temuannya itu kepada polisi. Iwan menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan bidan, bayi tersebut dalam kondisi sehat, normal dan tidak ditemukan luka. Pihak bidan menyebut bayi itu memiliki berat badan 2,8 kilogram dengan tinggi badan mencapai 48 centimeter.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB