Hergun Usulkan Sukabumi Masuk dalam Kawasan Aglomerasi, Ini Alasannya!

Senin, 18 Maret 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Legislasi DPR-RI bersama Pemerintah dan DPD-RI tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Dalam Rapat Panja RUU PDK Jakarta di DPR, muncul usulan untuk memasukkan Sukabumi ke dalam Kawasan Aglomerasi.

Usulan tersebut disampaikan oleh Kapoksi Fraksi Partai Gerindra di Badan Legislasi DPR-RI Heri Gunawan atau yang biasa karib disapa Hergun, dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IV meliputi Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.

Hergun berpandangan, bahwa Sukabumi memiliki peran penting bagi penduduk Jakarta. Di antaranya, Sukabumi tercatat sebagai pemasok air minum ke warga Jakarta. Selain itu, Sukabumi telah memiliki infrastruktur transportasi yang lebih maju untuk mendukung mobilitas yang lebih cepat.

“Saat ini akses ke Sukabumi bisa dilalui melalui jalan raya, jalan tol Bocimi, dan roda transportasi kereta api,” kata Hergun, Minggu (17/03/2024).

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang lebih maju mampu mendorong sebagian warga Jakarta bertempat tinggal dan membangun pemukiman di Sukabumi. Terlebih lagi, daerah ini juga memiliki kawasan industri yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memenuhi kebutuhan hidup warga Jakarta.

“Sukabumi memasok kebutuhan pangan warga Jakarta. Selain itu, Sukabumi juga memiliki sejumlah tempat wisata yang menjadi tujuan wisata warga Jakarta,” jelasnya.

Sejumlah peran yang disampaikan tersebut, kata Hergun, dinilai telah sesuai dengan sejumlah program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam Kawasan Aglomerasi yang mencakup transportasi, pengelolaan sampah, pengelolaan lingkungan hidup. Kemudian penanggulangan banjir, pengelolaan air minum, pengelolaan B-3 dan limbah B-3, infrastruktur wilayah, penataan ruang dan energi.

Legislator Senayan ini juga berpandangan, bahwa Sukabumi lebih maju, lebih dekat, dan juga aksesnya lebih baik dibanding Cianjur. Jika Cianjur dimasukkan ke dalam Kawasan Aglomerasi, seharusnya Sukabumi juga dimasukkan menjadi salah satu daerah dalam Kawasan Aglomerasi.

“Selanjutnya, Kawasan Aglomerasi yang akan diatur dalam Peraturan Pemerintah perlu mempertimbangkan untuk memasukan Kota Sukabumi sebagai bagian dari Kawasan Aglomerasi,” ungkapnya.

Usulan itu mendapatkan respons positif dari anggota Panja RUU Provinsi Daerah Khusus Jakarta DPR-RI, Perwakilan dari DPD-RI, dan dari pemerintah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, usulan Sukabumi masuk dalam Kawasan Aglomerasi akan berdampak positif terhadap kemajuan Sukabumi, baik di bidang ekonomi, infrastruktur, pariwisata, dan bidang-bidang lainnya. Selain itu, pembangunan di bidang infrastruktur juga dinilai akan mendorong Sukabumi semakin dilirik menjadi tujuan investasi dan pembangunan pabrik-pabrik baru.

Oleh karena itu, usulan Sukabumi masuk dalam Kawasan Aglomerasi perlu mendapatkan pengawalan dari berbagai pihak.

“Mobilitas yang semakin tinggi warga Jakarta ke Sukabumi akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi. Iya, sehingga usulan tersebut ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah,” pungkas dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah
PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia
Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Kemah PUI Jadi Titik Temu Ribuan Pemuda, KNPI Sukabumi: Satukan Energi, Wujudkan Aksi
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
Rumah Panggung Jadi PR Lurah Baru Palabuhanratu, Yadi Titip Program dan Warga yang Belum Terlayani

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:44 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:11 WIB

Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Sabtu, 5 September 2026 - 19:59 WIB

Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam