Polisi Selidiki Kasus Keracunan Massal Pelajar SD di Sukabumi 

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan pelajar di Kecamatan/ Kabupaten Sukabumi kini ditangani Polres Sukabumi Kota.

Dikabarkan sebelumnya, puluhan pelajar SDN Nangewer, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisarua Girang, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, itu usai menkonsumsi jajanan viral.

Kapolsek Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, AKP Ujang Taan mengatakan, pengungkapan kasus dugaan keracunan jajanan makanan pada puluhan siswa yang terjadi pada Senin (26/02) kemarin, perkaranya telah diambil alih oleh Polres Sukabumi Kota.

“Iya, perkaranya sekarang ditangani oleh Polres Sukabumi Kota. Kami serahkan semuanya kesana, berikut pedagang keliling yang menjual jajanan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal itu,” kata Ujang Taan saat dikonfirmasi Selasa (27/02/2024).

Dia menjelaskan, hal itu untuk mengungkap kasus dugaan keracunan makanan tersebut petugas Kepolisian telah melakukan penyelidikan lebih dalam. Diantaranya, memeriksa sejumlah saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus dugaan keracunan jajanan makanan tersebut.

“Iya, sudah diperiksa. Seperti pedagang keliling yang menjual makanan itu, kepala sekolah berikut guru. Bahkan, siswa pun ada sebagian yang dimintai keterangan,” terangnya.

Selain itu, pihak Kepolisian juga telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan pada puluhan siswa tersebut. “Iya, kemarin pedagang dan sampel jajanan makanan ringan yang dikonsumsi siswa sudah diambil oleh Polres Sukabumi Kota, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

“Sementara, untuk kelanjutan cek lab pada sampel makanan dan lainnya, kami belum tahu, karena memang bukan ranah kami. Makanya, perkaranya diserahkan ke Polres Sukabumi Kota,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?
Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Berita Terbaru