Dampak Gempa M 5.7 Bayah Banten Terasa hingga Sukabumi

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gempa dengan kekuatan 5.7 magnitudo terjadi di wilayah Bayah, Banten pada pukul 20:07:03, Minggu (24/02/2024).

Informasi yang dirilis oleh BMKG menyebutkan episentrum gempa berada di 85 km Barat Daya Bayah, Banten, dengan kedalaman 10 km.

Meskipun episentrum berada di Banten, guncangan gempa terasa hingga ke Sukabumi. Warga di berbagai wilayah Sukabumi berhamburan keluar rumah sebagai langkah antisipasi.

Meski gempa tidak merusak secara signifikan, namun kepanikan terjadi di beberapa lokasi.

“Awalnya terasa kecil, namun lama kelamaan malah makin besar. Sehingga saya berserta keluarga pun keluar rumah karena panik juga,” singkat Rusdi (35) warga Cibadak.

Sementara itu, terlihat pusat gempa di Banten membuat getaran terasa cukup kuat di Sukabumi, mendorong respons cepat dari masyarakat untuk melindungi diri. Aktivitas sejumlah warga terhenti sejenak sebagai tindakan mengamankan diri dari potensi bahaya yang dapat terjadi pasca gempa.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan yang signifikan akibat gempa tersebut. Pemerintah setempat dan tim penanggulangan bencana terus melakukan pemantauan dan evaluasi dampak gempa di kedua wilayah tersebut.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru