Geger, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Atap Rumah Kos di Kebonpedes

Rabu, 19 Juli 2023 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang masih berlumur darah disimpan di sebuah atap rumah kos.

Lokasi penemuan bayi itu tepatnya di Kampung Ciseke, RT. 01/01, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (18/07/2023) sore.

Kapolsek Kebonpedes, Resor Sukabumi Kota, IPTU Tommy Ganhany mengungkapkan, penemuan bayi ini, bermula dari penuturan saksi Fauziah (35) tengah tertidur. Namun, saksi tersebut terbangun karena mendengar suara tangisan bayi di belakang kos-kosannya pada dini hari.

“Iya, Fitri itu merasa takut karena mendengar suara tangisan bayi pada dini hari dan dalam kedaan situasi lingkungan kos-kosan yang sepi. Sehingga, tidak berani untuk melihat ke daerah belakang kos-kosan untuk memeriksa asal suara tangisan bayi tersebut,” kata Tommy saat dalam keterangannya, dikutip Rabu (19/07/2023).

Tommy menuturkan, kemudian pada pukul 10.00 WIB suara tangisan bayi terdengar kembali. Namun, Fitri masih merasa takut dan berusaha meminta bantuan kepada pengurus kos-kosan yang bernama Atang (61), akan tetapi suara tangisan bayi tersebut hilang.

Setelah itu, sekira pukul 15.00 WIB suara tangisan bayi kembali terdengar dan Fitri memberanikan diri untuk melihat melalui pentilasi udara kos-kosannya, kemudian Fitri melihat sosok bayi yang masih berlumuran darah dan ari-ari masih menempel tanpa busana tergeletak di atap kos-kosan bagian belakang.

“Kemudian saksi meminta tolong dengan cara berteriak lalu penghuni kos-kosan secara bersama-sama mendatangi tempat bayi tersebut,” jelasnya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, Kapolsek Kebonpedes bersama anggotanya langsung bergegas ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi warga bersama kepolisian langsung mengevakuasi bayi, kemudian di bawa ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Berdasarkan koordinasi kami bersama petugas medis dari Puskesmas, bayi yang dibuang oleh orang yang tidak bertanggungjawab itu, baru dilahirkan sekitar 12 jam,” tandasnya.

Adapun untuk ciri-ciri bayi itu, memiliki berat badan 3,10 kilogram. Sementara, kondisi kesehatan bayi tersebut mengalami stress napas paru-paru dan suhu dibawah normal dengan suhu 32 derajat serta perawatan dibantu oleh ventilator atau alat bantu pernapasan.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok
Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu
Wujudkan Harapan Warga, Danrem 061/SK Letakkan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Senin, 13 April 2026 - 17:40 WIB

Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777