Menkumham: Indonesia Dukung Sistem Kekayaan Intelektual Global di Sidang WIPO ke-64

Jumat, 7 Juli 2023 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, menyatakan, Indonesia mendukung sistem kekayaan intelektual. Hal itu disampaikan Yasonna pada Sidang Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual (KI) Dunia atau dikenal dengan World Intellectual Property Organization (WIPO) ke-64 di Jenewa, Swiss, Kamis (06/07/2023).

Sebagai ketua delegasi Indonesia di forum internasional itu, Yasonna menyampaikan dukungan pemerintah Indonesia terhadap pemajuan kekayaan intelektual dalam skala nasional hingga global.

“Indonesia berkomitmen penuh membuka potensi insan berbakat, menghargai kreator dan inovator, serta memberikan pengetahuan untuk kepentingan masyarakat,” kata Yasonna.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Indonesia mendukung sistem Kekayaan Intelektual global, salah satunya melalui aksesi Nice Agreement tentang Klasifikasi Internasional Barang dan Jasa untuk meningkatkan sistem merek nasional berstandar internasional.

“Kerja sama dan kemitraan internasional akan membentuk landscape yang memupuk kreativitas, merangkul keragaman, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tutur Yasonna.

Dalam momen sidang WIPO ini, Indonesia akan melalukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan WIPO tentang Pendirian Pusat Pelatihan KI Nasional.

“Indonesia dan WIPO akan melakukan kerja sama mendirikan pusat pelatihan KI nasional untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan KI,” ujarnya.

Di samping itu, lewat kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN 2023, Indonesia membawa ASEAN fokus pada pertumbuhan ekonomi global dengan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat dalam berkreasi dan berinovasi.

Dalam skala nasional, Indonesia sendiri telah memiliki Peraturan Pemerintah No.56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal.

Peraturan ini memainkan peran penting melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia yang kaya, sekaligus melindungi pengetahuan tradisional.

Sidang Majelis Umum WIPO ke-64 akan berlangsung pada 6-14 Juli 2023. Sidang ini dihadiri oleh 156 negara anggota WIPO. Indonesia merupakan satu dari 88 negara yang menyampaikan National Statementnya dalam sidang ini.

Menteri Hukum dan Ham memimpin Delegasi Republik Indonesia, didampingi Wakil Tetap RI di Jenewa ( Watapri), Dirjen Kekayaan Intelektual; dan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Hubungan Luar Negeri.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Sempat Kehilangan Ratusan Bebek, Supriadi Kini Sukses Jadi Pengusaha Roti
Dari Refleksi hingga Cuan, KNPI Palabuhanratu Bongkar Catatan Kritis Perayaan HJKS Sukabumi
Parkir Per Jam Diberlakukan, Pengamat Soroti Fasilitas dan Ancaman Kebocoran PAD hingga Konflik
Kisah Kang Ilus, Perajin Gelang Simpay Ciptamulya Usai Kebakaran
AKBP Benny Cahyadi Kagum Sambutan dan Antusiasme Masyarakat Sukabumi Siap Bersinergi
Ketua DPRD Budi Azhar: AKBP Benny Cahyadi Bawa Semangat Baru untuk Kabupaten Sukabumi
Hergun Gelar Haul H. Maman Suparman Bertepatan Hari Kelahiran, 600 Anak Yatim Terima Santunan
AKBP Benny Cahyadi Mulai Bertugas, Polres Sukabumi Sambut Nahkoda Baru

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Sempat Kehilangan Ratusan Bebek, Supriadi Kini Sukses Jadi Pengusaha Roti

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Dari Refleksi hingga Cuan, KNPI Palabuhanratu Bongkar Catatan Kritis Perayaan HJKS Sukabumi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Parkir Per Jam Diberlakukan, Pengamat Soroti Fasilitas dan Ancaman Kebocoran PAD hingga Konflik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kisah Kang Ilus, Perajin Gelang Simpay Ciptamulya Usai Kebakaran

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:56 WIB

AKBP Benny Cahyadi Kagum Sambutan dan Antusiasme Masyarakat Sukabumi Siap Bersinergi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB