Sosialisasi SCOPPI, Reni: Optimalisasi Partisipasi Perencanaan Pembangunan 

Senin, 3 Juli 2023 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi melaksanakan Sosialisasi SCenario Planning untuk Perencanan pembangunan Inklusif (SCOPPI), Senin (03/07/2023).

Kegiatan yang digelar di Ruang pertemuan Bappeda, Jalan Sarasan No 9 Cibeureum Kota Sukabumi tersebut dihadiri oleh 31 Perangkat Daerah, perwakilan Kelurahan dari 7 Kecamatan.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida menyampaikan, Sukabumi Youth Planner dan Disabilitas Group Planner UU No 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) menyebutkan bahwa salah satu tujuan diselenggarakannya SPPN adalah untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat.

“Selama ini perencanaan di Kota Sukabumi sudah melibatkan unsur masyarakat, namun demikian masih banyak yang harus dioptimalkan agar tujuan tersebut dapat terwujud,” kata Reni.

lanjut dia, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan akses kepada kaum remaja dan disabilitas untuk memberikan masukan terhadap proses perencanaan pembangunan di Kota Sukabumi. Jumlah penduduk usia 15-49 tahun berjumlah 190.833 jiwa atau 53,54 % penduduka kota sedangkan jumlah disabilitas sebanyak 1.094 atau 0,31 % penduduk.

“Jumlah tersebut tentu cukup signifikan untuk bisa berkontribusi terhadap perencanaan pembangunan daerah. Selain itu data menunjukan bahwa salah satu pendukung perekonomian di kota sukabumi adalah ekonomi kreatif yang itu semuanya kebanyakan digagas oleh anak-anak remaja,” terangnya.

Masih kata Reni, berdasarkan hal tersebut, maka dirinya secara langsung menggagas sebuah ide berupa SCOPPI untuk bisa memfasilitasi individu atau kelompok masyarakat berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan sehingga proses perencanaan bisa berjalan secara Inklusif.

Ia membeberkan, Perencanaan Pembangunan Inklusif adalah sebuah proses untuk menentukan kebijakan masa depan, yang melibatkan berbagai unsur atau kelompok masyarakat termasuk kelompok marginal dan rentan dalam rangka menghasilkan perencanaan yang berkualitas.

Adapaun tujuannya adalah:
1. Usulan masyarakat lebih berkualitas dan berdasar hasil verifikasi;
2. Semua lapisan masyarakat mempunyai akses terhadap perencanaan pembangunan
3.Kelompok remaja dan disabilitas mempunyai kesempatan dalam menyampaikan aspirasi;
4. danya transparansi dan Objektif
5. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

“Dalam memaksimalkan upaya inklusifitas perencanaan, maka telah di lounching sebuah sistem informasi yaitu “SCOPPI” yang merupakan sebuah aplikasi yang digunakan dalam mendukung implementasi Perencanaan Pembangunan Inklusif di Kota Sukabumi yang bersifat terbuka dan dapat di akses oleh semua unsur atau kelompok,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PPEPD Asep Supriadi menyampaikan bahwa pada sistem informasi SCOPPI ini individu dan kelompok masyarakat dapat mengusulkan secara langsung masukan atau ide-ide kreatifnya dalam proses perencanaan pembangunan.

Dalam Scoppi ada 4 menu usulan yaitu: Usulan Individu, Usulan Kelompok, Usulan Youth Planner dan Usulan Kelompok Disabilitas.

“Salah satu keistimewaan sistem ini adalah bahwa sistem yang dibangun sangat mengakomodir kelompom disabilitas atau Ramah Difabel. Salah satu yang inovatifnya adalah, bahwa pada menu disabilitas untuk tuna netra, maka ketika menu tersebut dipilih akan langsung keluar audio dari sistem yang menjelaskan tata cara penyampaian usulannya, kemudian tinggal pilih menu voice untuk merekam usulan yang disampaikan secara lisan. SIstem nantinya akan menterjemahkan audio tersebut menjadi sebuat tulisan yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan penyesuaian oleh Bappeda dan diteruskan kepada Perangkat Daerah pengampu sesuai dengan kewenangannya,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru