Belum Memenuhi Persyaratan, KPU: Ratusan Bacaleg di Kab Sukabuumi Terancam Dicoret

Senin, 3 Juli 2023 - 18:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Budi Ardiansyah menyebut, ratusan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Kabupaten Sukabumi terancam dicoret dari daftar calon sementara (DCS) karena belum memenuhi persyaratan pencalegan.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kabupaten Sukabumi ini juga mengaku, berdasarkan verifikasi awal 852 bacaleg yang didaftarkan ke KPU, kebanyakan di antaranya belum memenuhi syarat. Pencoretan nama ratusan bacaleg tersebut akan dilakukan jika seluruh persyaratan pencalegan tak kunjung dipenuhi.

“Data saat ini yang sudah memenuhi syarat baru 17 dan 835 masih belum memenuhi syarat,” kata Budi saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Senin (04/07/2023).

Budi menjelaskan sejumlah jenis persyaratan yang belum dipenuhi para bacaleg tersebut di antaranya ketidaksesuaian berkas, hingga ada kekeliruan penulisan. Oleh karena itu, bacaleg yang tidak memperbaiki syarat pencalegan sangat mungkin untuk dicoret.

“Tahapan perbaikan berkas bacaleg berlangsung hingga 9 Juli mendatang. Sekarang masih bisa diperbaiki, kalau tidak diperbaiki maka dicoret dari DCS,” tegasnya.

Lanjut Budi, selama tahapan perbaikan tersebut masih dimungkinkan adanya pergantian bacaleg. Hal itu dilakukan tentunya sesuai dengan keputusan DPP setiap partai yang mengajukan pergantian.

Tidak hanya itu, Budi juga mengatakan KPU Kabupaten Sukabumi sudah melakukan verikasi lanjutan untuk bacaleg yang berlatar belakang Kepala Desa (Kades), Pensiunan ASN, dan mantan pejabat lain.

Terdapat 15 orang kades yang didaftarkan ke KPU Kabupaten Sukabumi. Khusus bacaleg dengan latar belakang kades, KPU masih menunggu surat resmi dari pejabat berwenang terkait pengunduran dirinya.

“Mereka harus segera melampirkan berkas atau SK resmi pengunduran diri agar dapat dimasukan ke dalam DCS. Untuk para Kades ini, baru sebatas pengunduran peribadi saja. Kami masih menunggu surat resmi tanda terima dari pejabat berwenang yaitu Bupati melalui Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” tandansya.

Redaktur: Ujang Herlan

 

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru