JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Timnas Peningkatan Mutu Pendidikan Alquran Indonesia (Timnas PMPAI), KH. Mustafa Kamal, terharu saat Syeikh Hisyam mengusap kepala mengecup kening seraya mendoakan salah seorang perserta cilik bermana Kirana Bianca Maheswari (9) Putri pasangan Deni Malik dan Hana Lusiana Hakim.
“Saya amat terharu saat Syeikh Hisyam mengusap kepala dan mengecup kening ananda Kirana. Peserta cilik yang sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ini sebuah kehormatan pada Syeikh dan penghargaan pada seorang anak berusia belia yang menggebu-gebu memperdalam ilmu tahsin,” kata Mustafa Kamal, Senin (5/6/23).
Dia menambahkan, kegiatan itu begitu sangat berkesan yang tak akan terlupakan sepanjang hidupnya. ” Benar, saya tak akan bisa melupakan sepanjang hidup saya,” ujarnya.
Pernyataannya bukan tanpa alasan kerena kehadiran Syeikh Hisyam memberikan pencerahan dan bekal ilmu Alquran yang sangat fundamental.
“Syeikh Hisyam bukan orang sembarangan. Beliau adalah pemegang sanad tertinggi sekarang jadi rujukan para Qori dan Qoriah di berbagai negara,” ujarnya.
Kegiatan Dauroh Qiro’ah dan Tahsin yang digelar di Masjid Cibadak Daarul Matiin pada Sabtu (3/6/23).
Jumlah peserta yang mendaftarkan diri sebanyak 350 orang, 80 peserta diantarnya berasal dari Cianjur. Selain peserta yang datang dari wilayah Bogor dan Tanggerang.
Saat menyimak dan memperhatikan secara seksama apa yang disampaikan oleh Syeikh Hisyam Abdul Bari bin Muhammad Rajih kata dia, betapa kecil dan dangkalnya pemahaman dan praktik membaca Alquran para peserta.
“Ketika para guru ngaji di test oleh Syeikh Hisyam ternyata beliau banyak koreksi terhadap bacaan-bacaannya. Ini menunjukkan betapa dalamnya ilmu Allah SWT,” kata ungkapnya.
Redaktur: Usep Mulyana












