JURNALSUKABUMI.COM – Kepala
Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi, Eman, mengatakan, arsip memiliki peran penting dalam pelaksanaan kepemerintahan yang baik (good governance).
Hal itu disampaikan Eman, saat memperingati Hari Kearsipan ke-52 pada 2023, Jumat (19/5/23).
“Pada Momen ini perkembangan teknologi pada bidang kearsipan dalam wujud optimalisasi transformasi digital kearsipan. Arsip memiliki peranan penting dalam pelaksanaan kepemerintahan yang baik (good governance),” kata Eman.
Seluruh instasi pemerintah kata dia, agar melakukan digitalisasi arsip sebagai bentuk pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) melalui aplikasi kearsipan Srikandi.
Gerakan percepatan digitalisasi kearsipan lanjut dia, juga harus diiringi dengan penyelamatan arsip sebagai bagian dalam pelestarian memori kolektif dan jati diri bangsa Indonesia.
“Penyelamatan arsip statis menjadi dokumentasi kekayaan negara termasuk seni dan budaya,” jelasnya.
Dia menambahkan, khasanah arsip tersebut, harus disajikan secara menarik, sehingga memunculkan kecintaan dan kebanggaan generasi muda terhadap budaya bangsa dan negara.
Guna mengimplementasikan hal tersebut ujarnya, maka disusunlah Kebijakan Memori Kolektif Bangsa yang dapat menjaring informasi berharga dan bernilai seni budaya dari arsip sebagai warisan dokumenter yang diciptakan dan dikelola Instasi pemerintah sektor privat dan masyarakat.
“Melalui Hari Kearsipan ke-52, diharapkan menjadi momentum penguatan kembali seluruh entitas kearsipan untuk berkolaborasi agar penyelenggaraan kearsipan secara nasional semakin berkualitas,” ungkapnya.
Sehingga mendorong kemanfaatan bidang kearsipan bagi masyarakat sebagai memori kolektif dan informasi jati diri bangsa, tambahnya.
Peringatan hari Kearsian ke-52, sebagai momentum yang mendorong kesadaran seluruh pemangku kepentingan bidang kearsipan berkolaborasi dan bergerak bersama untuk mewujudkan birokrasi maju, pelestarian memori kolektif bangsa dan peradaban yang unggul.
Redaktur: Usep Mulyana












