Gedebong Pisang Jadi Kuliner Lezat, Potensi Ekonomi Masyarakat di Ciemas

Jumat, 10 Februari 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Melimpahnya tanaman pisang di Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, memicu seorang ibu rumah tangga untuk memanfaatkannya jadi aneka produk makanan ringan nan unik dan renyah. Bukan hanya buahnya yang menjadi komposisi makanan pada umumnya, tetapi kali ini pohon pisang juga bisa diproduksi menjadi cemilan yang digemari oleh kalangan masyarakat.

Salah satunya, Dian Hardiani (48 tahun) seorang ibu rumah tangga kelahiran Ciemas yang berhasil menciptakan aneka makanan berbahan dasar dari gedebong pisang. Jenis makanan ringan yang ia kembangkan adalah abon dan keripik gedebong pisang. Naluri wirausaha Dian telah dipraktikkan sejak tahun 2020 silam pasca pandemi Covid-19.

Dian mengakui, awalnya ia tidak mengetahui bagaimana cara pengolahan abon dan keripik gedebong pisang ini menjadi produk konsumsi, walaupun dalam praktiknya mengalami kesulitan tetapi tidak menyurutkannya untuk berhenti berkarya.

“Awal mula terinspirasi membuat cemilan ini saya pernah melihatnya dikembangkan didaerah lain sehingga saya terinspirasi sendiri. Dari situ masa orang lain bisa saya engga, akhir berulang kali saya mencoba dan alhamdulillah hasilnya seperti sekarang ini,” ungkap Dian, Jamat (10/02/2023).

Menurutnya, tak semua pohon pisang bisa dijadikan cemilan hanya pohon pisang jenis kepok atau sobo yang bisa dibuat abon dan keripik. Jenis lainnya pernah dicoba, tetapi hasilnya tak serenyah pelepah jenis kepok tersebut. Meski hanya jenis tertentu, dirinya tidak pernah kesulitan mencari bahan baku pohon pisang pilihan terbaik ini.

Peluang usaha gedebong pisang konon sangat diharapkan menjadi penyokong ekonominya, bahkan saat ini cemilan tersebut telah dipasarkan ke daerah Jakarta hingga Batam dengan harga per kilogram abon gedebong pisang dijual Rp120 ribu rupiah namun keripik gedebong dibandrol seharga 100 Ribu rupiah.

“Untuk pemasaran saat ini baru di daerah setempat saja, namun kita melayani pembelian secara online melalui aplikasi Facebook. Pemesanan online ini pernah ada yang dari Jakarta dan Batam,” tuturnya.

Dian berharap melalui kerajinan olahan yang ia geluti selama ini bisa mengangkat derajat perekonomian masyarakat di Desa Ciemas.

Sementara itu Camat Ciemas, Iwan Muhdiawan, akan terus menginventarisir inovasi dan kreativitas yang dapat menunjang perekonomian masyarakat di wilayahnya, mulai dari cara pengolahan, pengemasan, sampai dengan pemasaran.

“Kami juga masih banyak keterbatasan dimana produksi abon dan keripik ini masih manual secara tradisional. Namun kita akan berupaya mensinergikan terutama bidang pelatihan, sarana prasarana dan pemasaran agar produk ini bisa dikembangkan,” katanya.

Menurut Camat, produk yang lahir dari karya masyarakat bisa tumbuh dan berkembang lebih pesat. Apalagi Daerah Ciemas ini memiliki banyak potensi wisata yang akan menjadi sebuah peluang untuk pemasaran produknya.

“Kecamatan Ciemas ini selain berpotensi perkebunan buah mangga tetapi juga berpotensi perkebunan pisang,” uarnya.

Apabila produk gedebong pisang ini berkembang sambung Iwan, maka akan menjadi ikonnya UMKM Kecamatan Ciemas. Untuk itu pihaknya akan terus mendorong agar produk tersebut semakin dikenal dan diterima di khalayak luas.

Reporter: CR9 | Redaktur: Harisman

Berita Terkait

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Cegah Penyimpangan, Kejari Kabupaten Sukabumi Bekali Kades Lewat Program Jaga Desa
Mengabdi dari Desa hingga DPRD, Yusuf Taojiri dan Reza Satukan Langkah untuk Masyarakat
Warga Desa Cipanengah Galang Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya
Turnamen Voli Antar RT di Nagrak Bikin Heboh, Lapangan Dipenuhi Suporter Warga
Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan
BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 
Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejari Kabupaten Sukabumi Bekali Kades Lewat Program Jaga Desa

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Mengabdi dari Desa hingga DPRD, Yusuf Taojiri dan Reza Satukan Langkah untuk Masyarakat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Warga Desa Cipanengah Galang Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:30 WIB

Turnamen Voli Antar RT di Nagrak Bikin Heboh, Lapangan Dipenuhi Suporter Warga

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB