Kang Iyos Menyebut Laska Eco Resort Dorong Pengembangan Pariwisata

Selasa, 31 Januari 2023 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, menyebut bahwa laska eco resort Ciletuh akan mampu mendorong perkembangan dunia pariwisata. Lokasinya terletak di
di Kampung Saparantu, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas.

“Adanya laska eco resort dapat mendorong pengembangan dunia pariwisata yang dapat memicu terjadinya akselerasi terhadap laju perekonomian di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, dan sekitarnya,” kata wabup, saat peletakan batu pertama (Groundbreaking), Selasa (31/1/23).

Dukungan pemerintah tersebut, terlihat pada saat menghadiri peletakan batu pertama. Sebab, infrastruktur bangunan eco-resort ciletuh berkualitas dan ramah lingkungan, terutama di sekitar kawasan CPUGGp.

“Hadirnya lasca eco resort ini sangat disambut baik oleh kami, kami sangat berterimakasih sudah hadir di kawasan Geopark ini yang menjadi amenitas dikawasan itu,” ujarnya.

Proyek laska eco resort Ciletuh lanjut dia, dibangun dengan segala fasilitas yang memadai. Dia berharap membawa banyak keberkahan, terlebih saat sudah tuntas dibangun

Tentu saja dapat memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung yang menginap sambil menikmati waktu istirahatnya dengan memperhatikan suguhan keindahan alam yang alami sebagai anugerah Tuhan Yang Mahakuasa,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Graha Prima Sejahtera Didin Nurhadi meyakini dengan kekayaan alam yang dimiliki oleh kabupaten sukabumi bisa melebarkan bisnis industri perhotelan yang dimilikinya.

“Kelestarian alam dan pemandangannya Indah menjadi pilihan bagi kami untuk melebarkan bisnis khusus nya di industri perhotelan disini,” bebernya.

Oleh karena itu, pihaknya konsen membangun hotel yang dapat bersinergi dengan kelestarian alam geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi.

“Serta kabupaten sukabumi memiliki keragaman fenomena geologi, keragaman biologi dan keragaman budaya yang membuat UNESCO pun menobatkan Ciletuh menjadi geopark pada tahun 2018,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Berita Terbaru