Reses DPRD Kota Sukabumi Perbaiki Kualitas Komunikasi dengan Rakyat

Selasa, 24 Januari 2023 - 14:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kota Sukabumi Komisi 2 Fraksi Nasdem, Yudi Esmanto, mengatakan, seorang wakil rakyat dituntut untuk meningkatkan kualitas komunikasi agar lebih mudah dipahami dan dicerna oleh masyarakat.

“Bagi saya bukan soal resesnya, tapi bagaimana kita mampu mengejawantahkan aspirasi masyarakat dengan gaya komunikasi yang sederhana dan mudah dipahami oleh oleh masyarakat,” kata Yudi.

Menurutnya, kegiatan reses itu tidak hanya pada waktu-waktu tertentu. Melainkan menjadi budaya bagi seorang legislator untuk selalu membuka mata dan telinga terhadap nasib masyarakat yang diwakilinya.

Dalam setiap reses yang dilakukan, masyarakat kerap menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial, yang notabene menjadi keinginan dan harapannya.

“Kami ingin fasilitas kesehatan lebih baik, bahkan kalau bisa digratiskan. Dari pemerintah sendiri sudah ada program dengan pelayanan BPJS Penerima Bantuan Iuran (BPJS-BPI) untuk membantu masyarakat tidak mampu,” kata Yudi.

Dia manambahkan, terkait adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di RS Al-Muluk, menurutnya, biaya pengobatan telah digratiskan.  “Sayangnya, masalah pelayanan maupun medisnya berbeda jauh dari dengan rumah sakit Bunut,” ujarnya.

“Masyarakat itu punya prinsip, bukan mengejar soal gratisnya, tapi yang penting bagaimana caranya keluarga yang sakit bisa cepat sembuh,” ujarnya.

Terkait program Rutilahu di Kampung Babakansirna, semuanya merupakan upaya pemerintahan sendiri akan melakukan survei dilakukan terkait masalah ‘cocokologi’ yang sesuai sesuai data atau tidak.

“Khusus di Kampung Babakansirna ini, rata-rata warga tinggal di lahan PT KAI, jadi tidak bisa terkena program. Terkait rencana program double track, kami sudah berkomunikasi dengan pihak terkait dan alhamdulillah untuk sementara ditangguhkan,” jelasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas
Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi
DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi
DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian
Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi

Berita Terbaru