Dinas Perikanan Sebut Ikan Sidat Jadi Salah Satu Ikon di CPUGGp

Minggu, 22 Januari 2023 - 08:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMIMCOM – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi terus melakukan pembinaan dan pengembangan ikan sidat yang merupakan salah satu ikan berharga yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Seperti halnya di pemberdayaan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Konservasi (Pokmasi) Mandrajaya Nusantara yang ada di wilayah Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp).

“Sejak tahun 2018 masyarakat telah membudidayakan ikan sidat dari fase glass eel sampai dengan ukuran layak konsumsi. Ikan sidat hasil produksi kelompok ini dijadikan sebagai salah satu makanan khas yang disediakan untuk para wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah,” kata Nunung Nurhayati, Kadis Perikanan, Minggu (22/01/2023).

Hanya saja sejak pandemi Covid-19 melanda, kegiatan budidaya ikan sidat ini mengalami penurunan karena melemahnya permintaan pasar. Untuk membangkitkan kembali ikan sidat sebagai salah satu ikon CPUGGp, Dinas Perikanan beserta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan verifikasi ke lokasi budidaya ikan sidat di Kampung Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi tepatnya ke Pokmasi Mandrajaya Nusantara, Kamis (19/01/2023) kemarin.

“Dinas Perikanan berencana akan mulai mengembangkan lagi budidaya ikan sidat di daerah ini dengan harapan akan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat, menjamin konservasi jenis ikan sidat dan juga dapat dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat luas,” jelas Nunung

Selain ikan sidat, di Desa Mandrajaya juga terdapat Pusat Restorasi Mangrove sebagai tempat edukasi dan konservasi mangrove untuk menjaga lingkungan pantai.

“Banyak kegiatan lain yang sudah dilaksanakan misalnya penanaman mangrove dan vegetasi pantai, juga tranplantasi terumbu karang yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012. Hal tersebut merupakan salah satu bukti bahwa Dinas Perikanan terus berkomitmen dalam mendukung CPUGGp,” tandasnya.

Reporter: CR9 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru