DPMD Kab Sukabumi Terima Penghargaan KMHA Terbanyak

Minggu, 8 Januari 2023 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi menerima pernghargaan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) terbanyak di Provinsi Jawa Barat, anugerah ini diberikan bertepatan dengan acara peresmian Leuit Ketahanan Pangan Digital Desa, Bertempat Di desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Gungun Gunardi, menyebut bahwa pengembangan lembaga adat merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi DPMD. Menurut Gungun Lembaga adat terutama kesatuan masyarakat hukum adat merupakan bagian penting dalam pengembangan seni budaya.

Sebagaimana amanat Permendagri nomor 52 tahun 2014 tentang pedoman pengakuan Masyarakat hukum adat, di Kabupaten Sukabumi nomenklatur kesatuan masyarakat hukum adat telah terbentuk.

“Dimana pada tahun 2022 pemerintah provinsi mengadakan pendataan di seluruh Jawa Barat ternyata berdasarkan informasi awal tim provinsi terdapat sebanyak 60 Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA), tetapi hanya 50 KMHA yang masih eksis terutama dari jumlah se-Jawa barat itu yang paling terbanyak ada di kabupaten Sukabumi yaitu sebanyak 14 masyarakat adat atau lembaga adat desa,” terang Gungun.

Dari jumlah 50 KMHA telah dilakukan penilaian oleh tim Jawa Barat dimana setidaknya 10 masyarakat adat yang dinilai tertinggi se-Jabar. Cakupan penilaian meliputi aspek lingkungan geografis, nama dan bahasa, organisasi sosial, tradisi hukum adat, ekologi, asal usul, kesan, lokasi permukiman dan sistem ke-adatan.

“Kemudian dari 10 terbaik tersebut ternyata 4 kesatuan masyarakat adat itu ada di Kabupaten Sukabumi yaitu Kasepuhan Gelar Alam (Cipta Gelar, Sirnaresmi, Ciptamulya dan Ciptarasa,” ujarnya.

 

Redaktur: Harisman

Berita Terkait

Bukan dari APBDes! Kemegahan Kantor Desa Pawenang Ternyata Dibiayai dari Kantong Pribadi Kades”.
327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Bukan dari APBDes! Kemegahan Kantor Desa Pawenang Ternyata Dibiayai dari Kantong Pribadi Kades”.

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB