Bikin Heboh, Ular Sanca yang Sempat Ditangkap Warga di Warudoyong Kembali Lepas

Rabu, 28 Desember 2022 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seekor ular Sanca dengan panjang 3,5 meter membuat heboh warga, pasalnya ular tersebut terekam Closed Circuit Television (CCTV) di Kampung Bantar Panjang RT 3/09, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Salah seorang warga, Agus Subandi (52) menyebut, ular sanca itu mulanya terjepit di dalam sebuah paralon hingga membuat aliran air yang terletak di selokan tersumbat. Bahkan menyebabkan banjir di lingkungan kontrakan rumah pada Senin (26/12/2022) lalu sekira pukul 14.30 WIB.

“Kan badan ularnya besar, kejepit di tengah-tengah, ketahuannya itu karena airnya meluap, kan ada kontrakan di belakang banjir semua kontrakan di sana itu,” kata Agus saat ditemui di Lokasi Rabu (28/12/2022).

Awalnya warga tak menyangka sumbatan air itu disebabkan oleh ular Sanca tersebut. Namun, karena rasa penasaran, warga pun akhirnya membongkar saluran air tersebut.

“Kita kan di tusuk-tusuk ke dalam, udah begitu gak bisa nembus, sampai motong bambu terus pakai besi gak nembus juga. Ternyata di dalamnya ada ular. Begitu kita bongkar  kan kita penasaran, dibongkar, pas begitu dibongkar ternyata ada ular sanca,” ungkapnya.

Agus mengaku, di kampungnya itu baru pertama kali menemukan ular sanca dengan ukuran panjang 3,5 meter dan berat 10 kilogram. Ular yang membuat heboh warga tersebut akhirnya dievakuasi beramai-ramai.

“Ya lumayan heboh disini, kan gak pernah ada ular sebesar itu, kan ini pemukiman. Cuman yang kita khawatirkan takutnya itu ular memakan ternak warga, atau kan di sini banyak anak-anak kecil, takutnya dimainin, ya ngeri juga, takut juga bisa makan korban,” tutur dia.

Setelah tertangkap, ular tersebut dimasukan ke dalam karung lalu disimpan di salah satu halaman rumah warga. Sementara warga pun tak sempat menghubungi pihak Pemadam Kebakaran yang biasa menangani hewan reptil lantaran saat itu hujan turun kembali.

“Diambil dapet dimasukin karung, cuman salahnya, kita kan mau ngehubungi Damkar cuma karena kemarin hujan terus ga jadi,kita simpen aja,” ungkapnya

Agus mengira, dengan penanganan tersebut ular tersebut akan aman. Sayangnya, ular tersebut bisa keluar melalui lubang pada ujung karung. Hingga terekam CCTV, yang menunjukan ular tersebut berkeliaran pada malam hari.

“Ternyata tengah malem keluar kabur, ya kita cek di cctv ternyata udah jalan-jalan, mungkin ke sana kembali lagi ke selokan besar kayanya,” jelasnya.

Kini warga pun merasa was-was karena ular Sanca itu diduga masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

“Agak sedikit was-was, kalau melihat apalagi ularnya besar. Takut balik lagi, takut nanti malem dia nyantroni ke rumah warga atau apa gitu,” pungkasnya.

Sementara, Komandan Regu Alpa Damkar Kota Sukabumi, Dadi Kusmawandi mengatakan, Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi TKP, namun setelah melakukan penyisiran ular Sanca tersebut tidak diketemukannya.

“Menerima laporan skeitar jam 22:00 WIB dari rekan kita. Saat kita cek ular itu sudah tidak ada, dikarenakan CCTV itu terekamnya pada dini hari dan tidak langsing lapor ke petugas. Untuk itu kita melakukan penyisiran dengan tim animal rescue dan ular itu tidak ditemukan,” kata Dadi.

“Personel yang ikut 4 personel kemudian melakukan penyisiran setengah jam, Penyisiran ke got-got, dinyatakan tidak ada di area tersebut, kemungkinan ada sungai yang lumayan besar mungkin larinya ke situ,” lanjut dia.

Dia mengimbau kepada warga, apabila ada yang melihat ular sanca tersebut agar segera melaporkannya ke Petugas Damkar atau bisa menghubungi ke nomor 0266-222155.

“Dilihat dari CCTV jenis ular piton atau sering kita kenal ular sanca. Kurang lebih beratnya 10 kilogram dan sempat ditimbang sama yang nangkap. Jadi bukan peliharaan warga, sudah ditangkap warga tapi lepas lagi dan meresahkan warga tersebut,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana 

Berita Terkait

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina
Dua Kendaraan Terlibat Tabrakan hingga Ringsek di Parungkuda, Pengendara Alami Luka Berat
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang
Hati-hati Pesan WhatsApp Palsu! Nama Pegawai DPRD Sukabumi Dipakai Penipu
Kabel Semrawut di Jalan Utama Cibadak, Warga Khawatir Keselamatan Terancam
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:03 WIB

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Selasa, 22 September 2026 - 13:55 WIB

BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina

Rabu, 16 September 2026 - 15:23 WIB

Dua Kendaraan Terlibat Tabrakan hingga Ringsek di Parungkuda, Pengendara Alami Luka Berat

Rabu, 16 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam