Hindari Penutupan Jembatan Pamuruyan, Pemotor Bisa Lewat Akses Parungkuda-Nagrak

Kamis, 15 Desember 2022 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akses lalu lintas Sukabumi-Bogor tepatnya di Jembatan Cipamuruyan yang terletak di Kampung/ Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, masih dilakukan buka tutup jalan hingga, Kamis (15/12/2022).

Hal itu dikarenakan dampak dari perbaikan jembatan paska terjadinya amblas dengan panjang 15 meter dan tinggi 10 meter sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (13/12/2022) kemarin.

Kabar baiknya, khusus bagi pemotor atau pengguna roda dua bisa terhindar dari penutupan tersebut yakni menggunakan akses Parungkuda-Ciambar-Nagrak.

Kapolsek Parungkuda, Polres Sukabumi, Kompol Iman Prayitno.

Kapolsek Parungkuda, Kompol Iman Prayitno mengungkapkan, jalan alternatif itu khusus bisa dilintasi hanya bagi pemotor, sementara untuk roda empat belum bisa digunakan.

“Ya, saya mengimbau bagi pemotor yang bertujuan Bogor-Sukabumi atau sebaliknya, bisa menggunakan jalan alternatif ini. Hanya saja waktu tempuh memang sedikit jauh,” tegasnya.

Perwira Menengah dengan melati satu dipundaknya ini menjelaskan, untuk melintas jalan alternatif ini, pengguna roda dua dari Bogor-Sukabumi tinggal masuk ke kiri 200 meter setelah Mapolsek Parungkuda ke arah Ciambar.

Lalu, tepat di Lapang Ciambar masuk gang ke kanan melewati Kampung Munjul menelusuri jalan hitam yang hanya bisa dilintasi roda dua dan ke luar tepat di Kantor Desa Munjul, Kecamatan Ciambar. Dari sana, tinggal lurus menuju arah Nagrak.

“Jarak Parungkuda-Ciambar-Nagrak ini sekira 3 kilometer. Jalan sudah hotmix. Bahkan, di setiap perjalanan atau belokan pun sudah dipasang rambu-rambu penunjuk jalan,” jelasnya.

“Sebaliknya, dari arah Nagrak-Parungkuda pun patokannya sama. Pengguna jalan bisa memanfaatkan jalur alternatif imi untuk menghindari kemaceta di Jembatan Pamuruyan,” tutup Iman.

Pantauan jurnalsukabumi.com, Kamis (15/12/2022) salah satu rambu-rambu jalan terpasang papan plang bertuliskan “Perhatian.!!! Jalan Khusus Roda Dua,” dan nampak pula tanda larangan melintas bagi para kendaraan mobil.

Sekretaris Desa Munjul, Ujang Ruswan menambahkan, pemasangan rambu ini sebagai langkah cepat pemerintah desa untuk memberikan informasi kepada para pengendara agar tidak salah mengambil jalur.

“Pemasangan rambu-rambu sejak Juni 2022 dan kebetulan saat ini ada hambatan akes di Jembatan Pamuruyan, tentu jalur ini sangat bermanfaat,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, perbaikan Jembatan Pamuruyan tengah digarap Kementerian PUPR RI dan rencananya ditargetkan rampung dalam empat hari pengerjaan sejak tanggal 15-19 Desember ini. Polisi juga masih memberlakukan one way di akses lalu lintas di sana.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru