Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Terdampak Gempa Cianjur di Sukalarang

Senin, 5 Desember 2022 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meninjau langsung pengungsian korban terdampak gempa di RW.10 Kampung Gedurahayu, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/12/2022).

Seperti diketahui, Kecamatan Sukalarang menjadi wilayah di Sukabumi paling terdampak gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu.

Dalam kunjunganya, orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ingin memastikan kondisi masyarakat pasca tanggap darurat di lokasi gempa.

Marwan pun merespon adanya aspirasi dari korban terdampak gempa terkait kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan siap
mengupayakan untuk membantu korban baik dari anggran belanja tidak terduga (BTT).

“Kita harus bisa maklum kalau bapak Presiden (Jokowi) datang ke Cianjur memberikan bantuan, rumah yang ambruk di Sukabumi tidak tersentuh. Hal Itu yang dipersoalkan, karena konsentrasinya semua di Cianjur kan lebih besar,” kata Marwan.

Menurutnya, masyarakat yang namanya terkena dampak gempa itu tidak mengenal daerah yang utama atau yang terdampak. Tapi bagaimana kondisi mereka, itu yang harus diedukasi.

Pemda Sukabumi, lanjut dia, telah membahasnya dengan BNPB terkait kondisi Sukabumi termasuk terkait bantuan seperti halnya yang di Cianjur. “Kita telah sampaikan ke BNPB. Sukabumi Tunggu saja,” ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya juga menyiapkan bantuan material yang telah menyiapkan dan menginventarisir kebutuhan yang mesti diutamakan.

“Kita lihat kebutuhan bantuan yg paling utama. Urgensi bantuan mana yang perlu jadi catatan kita, tidak semua jadi prioritas yang hancur kita bantu termasuk lembaga pendidikan kita prioritaskan,” terang dia.

Sementara itu, untuk anggaranya sendiri kata Marwan akan mengusahakan dari anggaran belanja tidak terduga (BTT).

“Nanti apakah perlu BTT, BTT itu darurat. Makanya kemarin Mendagri minta seluruh Kabupaten mengeluarkan BTT untuk Cianjur. Kalau Sukabumi ge butuh, terdampak. Apalagi dengan statement bantuan itu baru Cianjur saja, Sukabumi belum diperhatikan karena anggaran susah,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terbaru