JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meninjau langsung pengungsian korban terdampak gempa di RW.10 Kampung Gedurahayu, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/12/2022).
Seperti diketahui, Kecamatan Sukalarang menjadi wilayah di Sukabumi paling terdampak gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu.
Dalam kunjunganya, orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ingin memastikan kondisi masyarakat pasca tanggap darurat di lokasi gempa.
Marwan pun merespon adanya aspirasi dari korban terdampak gempa terkait kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan siap
mengupayakan untuk membantu korban baik dari anggran belanja tidak terduga (BTT).
“Kita harus bisa maklum kalau bapak Presiden (Jokowi) datang ke Cianjur memberikan bantuan, rumah yang ambruk di Sukabumi tidak tersentuh. Hal Itu yang dipersoalkan, karena konsentrasinya semua di Cianjur kan lebih besar,” kata Marwan.
Menurutnya, masyarakat yang namanya terkena dampak gempa itu tidak mengenal daerah yang utama atau yang terdampak. Tapi bagaimana kondisi mereka, itu yang harus diedukasi.
Pemda Sukabumi, lanjut dia, telah membahasnya dengan BNPB terkait kondisi Sukabumi termasuk terkait bantuan seperti halnya yang di Cianjur. “Kita telah sampaikan ke BNPB. Sukabumi Tunggu saja,” ujarnya.
Di sisi lain, pihaknya juga menyiapkan bantuan material yang telah menyiapkan dan menginventarisir kebutuhan yang mesti diutamakan.
“Kita lihat kebutuhan bantuan yg paling utama. Urgensi bantuan mana yang perlu jadi catatan kita, tidak semua jadi prioritas yang hancur kita bantu termasuk lembaga pendidikan kita prioritaskan,” terang dia.
Sementara itu, untuk anggaranya sendiri kata Marwan akan mengusahakan dari anggaran belanja tidak terduga (BTT).
“Nanti apakah perlu BTT, BTT itu darurat. Makanya kemarin Mendagri minta seluruh Kabupaten mengeluarkan BTT untuk Cianjur. Kalau Sukabumi ge butuh, terdampak. Apalagi dengan statement bantuan itu baru Cianjur saja, Sukabumi belum diperhatikan karena anggaran susah,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












