Sekda Pantau Langsung Harga-harga Komoditi Jelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 14 November 2022 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memantau harga-harga komoditi yang dibutuhkan masyarakat ke pasar tradisional dalam menghadapi natal dan tahun baru (Nataru).

Hal itu dikatakannya saat mengikuti Rakor Inflasi di Daerah bersama Kemendagri RI secara virtual di Command Center Sekretariat Daerah. Palabuhanratu, Senin (14/11/22).

“Kali ini kita akan memantau langsung ke.pasar, dalam rangka persiapan natal dan tahun baru bagaimana kondisi harga komoditi ini apakah cocok dengan pusat atau tidak,” kata Ade.

Dia menjelaskan, untuk harga bahan pokok di pasar Palabuhanratu saat ini masih stabil. Bahkan sesuai dengan harapan pemerintah, ada  juga bahan pokok yang mengalami penurunan harga.

“Hasil pantauan hari ini harga harga di pasaran stabil bahkan ada juga yang turun, mudah-mudahan ini tidak terjadi inflasi di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Menteri (Wamen) Dalam Negeri John Wempi Wetipo, menjelaskan, untuk menghadapi natal dan tahun baru pemerintah daerah harus  menyikapi persoalan yang berpotensi berdampak pada peningkatan inflasi di daerah.

“Oleh karena itu masing-masing daerah harus segera melaporkan harga harga komoditas di pasar melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)” Ungkapnya

Dia juga menjelaskan, sejumlah kebijakan penting yang perlu dilakukan pemerintah daerah (pemda) dalam mengendalikan inflasi. Menurut ada tujuh  langkah terjadinya penurunan inflasi di daerah diantaranya, melaporkan hasil pantauan harga komoditas bahan pokok dan merealisasikan belanja tidak terduga.

Disamping itu, memberikan bantuan transportasi dari APBD, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait, melaksanakan sidak pasar dan distributor, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi serta melaksanakan pencanangan gerakan menanam.

Salah satu.kebijakan tersebut adalah menggalakkan gerakan tanam pangan cepat panen, seperti cabai dan bawang. Tujuannya, untuk mencukupi ketersediaan pangan rumah tangga. Untuk itu, pemda perlu membangun kerja sama antar daerah dalam memenuhi kekurangan komoditas.

“kinerja Tim PID harus di tingkatkan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk meredam inflasi di daerah. Para pemangku kebijakan pun harus merespons cepat perkembangan harga komoditas dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah daerah terus mendukung terciptanya ekosistem stabilitas harga dengan menjaga keseimbangan dari sisi pasokan produsen dan konsumen, serta mendorong produktivitas pangan. dengan mengacu pada strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan
Hari Lahir Pancasila, Hergun: Bumikan Nilai Ideologi di Kehidupan Nyata
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Sang “Predator”, Sapi Kurban Prabowo Siap Disembelih di Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:49 WIB

PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Hari Lahir Pancasila, Hergun: Bumikan Nilai Ideologi di Kehidupan Nyata

Berita Terbaru