Masyarakat Gunung Karamat Cisolok Minta PT Unggul Sokaja Lunasi Hutang Rp 1,3 Miliar

Senin, 14 November 2022 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi meminta pertanggung jawaban kepada  PT Unggul Sokaja atas hutang piutang selama proyek pembangunan bendungan Irigasi berjalan.

Pasalnya, selama proyek D.I Caringin – Cibareno dikerjakan kembali pada tahun 2021, para pekerja tidak diberikan upah kerja oleh pihak perusahaan. Bahkan hutan piutang menyangkut kebutuhan (warung, kost- kostan) pun tidak dibayarkan.

“Saya dan semuanya warga Dusun Sukatani, menuntut tanggung jawab dari pihak perusahaan karena sampai saat ini tidak ada tanggung jawab terhadap masyarakat,” ujar Sidik Fatoni (50) mewakili warga Gunung Karamat, Senin (14/11/2022).

Ia menjelaskan, proyek yang sudah berjalan kurang lebih 14 bulan itu, menyisakan dampak terhadap masyarakat sekitar. Selain berdampak pada fasilitas umum, namun juga merugikan warga sekitar.

“Hutang piutang jumlah total Rp 1,3 milyar. Pekerja hampir semua tidak di gaji, termasuk upah harian upah bulanan, diperkirakan 20 – 30 orang. Pokoknya ini dari bulan Februari sampai saat ini belum ada pembayaran,” terangnya.

Dengan adanya tunggakan itu, puluhan masyarakat mendatangi kantor desa untuk melontarkan keluhannya. Hal itu pun disambut baik Kepala Desa Gunung Karamat, Subaeta. Ia menyebut, permasalahan timbul akibat tidak ada tanggung jawab dari pihak perusahaan.

“Warga Kedusunan Sukatani membuat satu kelompok untuk melakukan aksi ke DPRD atau ke dinas PSDA. Akan tetapi tidak jadi dilaksanakan karena kami dari pihak desa mencoba untuk musyawarah dan mencapai mupakat,” ucap Subaeta.

Subaeta menjelaskan, proyek bendungan berbatasan dengan provinsi Banten itu terbilang mangkrak. Pasalnya, dari papan proyek 149 hari tetapi belum selesai lebih dari satu tahun. Bahkan dalam proses pekerja berjalan, pihak perusahaan terus mengajukan Adendum hingga tiga kali.

“Anggaran pembangunan ini mencapai 21 miliar, terjadi adendum jadi 23 miliar adendum ke 3 jadi 27 miliar. Jadi sebetulnya ini permasalahannya bukan dari pihak dinas tetapi PT tersebut tidak dapat menyelesaikan di lapangan,” paparnya.

Subaeta menyebut, adanya pembangunan Bendungan itu sebetulnya tidak terlalu dirasakan oleh masyarakatnya, karena desa Karamat berada di ketinggian. Hanya menyisakan berbagai dampak saja.

“Pembangunan benungan atau tanggulan sebetulnya pendistribusian untuk desa Caringin, Pasirbaru dan Cikahuripan, sementara desa Gunung Karamat kali ini tidak mendapat maaf dari proyek tersebut akan tetapi hanya mendapatkan berbagai dampak,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB