Pemerintah Akan Tetapkan KH Ahmad Sanusi Sebagai Pahlawan Nasional

Kamis, 3 November 2022 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan pemerintah akan menyematkan gelar Pahlawan Nasional kepada lima orang tokoh, termasuk KH Ahmad Sanusi asal Sukabumi.

KH Ahmad Sanusi akan digelari pahlawan nasional bersama empat tokoh bangsa dari daerah lain. Dia adalah tokoh asalh Sukabumi yang menjadi salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan belum mendapat gelar pahlawan nasional.

“Dari semula ada sisi kanan ingin menjadikan negara Islam, sisi kiri menjadikan negara sekuler, kemudian diambil jalan tengah lahirlah ideologi Pancasila sesudah menyetujui pencoretan tujuh kata di Piagam Jakarta,” kata Mahfud MD, mengutip rilis Sekretariat Presiden, melalui situs resmi Humas Jabar, pada Kamis (3/11/2022).

KH Ahmad Sanusi lahir pada Jumat 12 Muharram 1306 H atau 18 September 1888 di Desa Cantayan, Kecamatan Cikembar Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Selain berperan dalam persiapan kemerdekaan Indonesia kala itu, Sanusi juga menjadi tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara dalam menghasilkan kompromi lahirnya Pancasila.

“Hari ini, Bapak Presiden sesudah berdiskusi dengan kami, dengan Dewan Gelar dan Tanda-Tanda Kehormatan, itu memutuskan tahun ini memberikan lima gelar pahlawan nasional) kepada tokoh-tokoh bangsa,” ujar dia.

Menurutnya, kelima tokoh bangsa tersebut dinilai telah ikut berjuang mendirikan NKRI melalui perjuangan kemerdekaan dan mengisinya dengan beberapa pembangun.

Adapun empat tokoh lainnya yakni almarhum DR. dr. H. R. Soeharto dari Jawa Tengah yang dinilai telah berjuang bersama Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan setelah kemerdekaan, Soeharto ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air.

Kedua, almarhum KGPAA Paku Alam VIII yang merupakan Raja Paku Alam dari tahun 1937-1989. Beberapa jasa yang telah diberikan Paku Alam VIII antara lain bersama Sultan Hamengkubuwono IX dari Keraton Yogyakarta, mengintegrasikan diri pada awal kemerdekaan Republik Indonesia sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi utuh hingga kini.

Ketiga, almarhum dr. Raden Rubini Natawisastra, dari Kalimantan Barat. Menurut Mahfud, almarhum dr. Raden Rubini Natawisastra telah menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter keliling pada awal kemerdekaan.

Bahkan, Raden Rubini bersama istrinya rela dijatuhi hukuman mati oleh Jepang, karena perjuangannya yang gigih untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Keempat, almarhum H. Salahuddin bin Talabuddin dari Maluku Utara. Selama 32 tahun, Salahuddin dinilai telah berjuang dan ikut membangun Indonesia berdasarkan Pancasila.

Mahfud juga mengimbau pada daerah-daerah yang merupakan asal dari para tokoh penerima gelar pahlawan nasional untuk mempersiapkan diri hadir pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Yang rencananya akan mulai digelar pada Senin, 7 November 2022 mendatang di Istana Negara Jakarta.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Peringati Hari Kartini, Bunda Niniek: Perempuan Harus Jadi Pelopor Kebaikan
Sudar Fauzi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD KNPI Kota Sukabumi Periode 2026–2029
Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:04 WIB

Peringati Hari Kartini, Bunda Niniek: Perempuan Harus Jadi Pelopor Kebaikan

Senin, 20 April 2026 - 17:27 WIB

Sudar Fauzi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD KNPI Kota Sukabumi Periode 2026–2029

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777