Hadiri Kegiatan Bersih-bersih di Sungai Cipelang, Kang Fahmi: Jaga Lingkungan Agar jadi Berkah

Selasa, 1 November 2022 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri kegiatan bersih-bersih kali bertajuk ‘Go Clean Our River’ bersama para SKPD, relawan, dan aktivis lingkungan. Mereka berkumpul di Teras Cipelang untuk membersihkan sampah di aliran Sungai Cipelang, Selasa (1/11/2022).

Kang Fahmi mengatakan, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup, memiliki program membersihkan aliran sungai itu yang sudah lebih dulu diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahun 1989. Tujuannya untuk mensterilkan sungai dari sampah dan limbah, yang kemudian menjadi kegiatan resmi sejak tahun 1995.

“Harapannya masyarakat menjaga lingkungan sehingga lingkungan ini menjadi berkah, bukan menjadi musibah,” kata Kang Fahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Sukabumi juga melaksanakan gerakan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Di wilayah Kota Sukabumi sendiri terdapat tiga aliran sungai utama. Sungai Cipelang itu menjadi salah satu fokus penanganan sterilisasi sampah di akhir tahun 2022,” pungkas Kang Fahmi.

Sementara, Kasi Sundawapan UPTD Cisadea-Cibareno Dinas SDA Provinsi Jabar, Ana Purnama Sari, menuturkan, jumlah sungai besar yang ada di bawah pengawasan UPTD Cisadea Cibareo berjumlah 147 aliran sungai dengan ribuan anak sungai. Jumlah yang begitu banyak dengan SDM yang minim menjadi kendala dalam penanganan sungai.

“Kita biasanya melakukan sosialisasi dengan menghidupkan TKSDA (Tim Koordinasi Sumber Daya Air) itu kita bangun, kita undang dari berbagai lapisan masyarakat dalam satu forum, nanti kita diskusikan langkah-langkahnya seperti apa,” kata Ana.

Lebih lanjut Ana menyebut, salah satu upaya untuk mengurangi banjir yaitu dengan menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai serta melakukan normalisasi sungai.

Kendati begitu, kata dia, kendalanya yaitu normalisasi sungai tidak bisa dilakukan serta merta saat banjir terjadi, perlu kajian dan anggaran yang cukup besar.

“Biasanya kita adakan normalisasi, ketika itu sudah pada titik rawan yang sangat tinggi contohnya saat ini Sungai Cisuda, mudah-mudahan di 2023 kita ada anggaran untuk normalisasi supaya menekan banjir di wilayah tersebut,” pungkas dia.

Ana menambahkan, normalisasi sungai itu bersifat tentatif, sesuai kebutuhan, jadi tidak semua sungai harus dinormalisasi. Karena normalisasi secara aturan tersebut sama dengan memindahkan banjir dari hulu ke hilir.

“Harus ada kajian dulu, kita kaji berapa kedalaman yang harus kita keruk, nanti material dibuang kemana, jadi tidak sesederhana itu untuk penanganan sungai,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Berita Terbaru