Polisi Ungkap Kronologi Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Gerombolan Bermotor di Sukaraja

Senin, 31 Oktober 2022 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polisi menerangkan, seorang pemuda Cecep (20) asal Perbawati, Sukabumi yang diduga merupakan korban pengeroyokan pada Minggu (30/10/2022) dini hari meninggal dunia di RSUD R Syamsudin, SH, pada Minggu (30/10/2022) pukul 10.30 WIB.

Peristiwa tersebut dibenarkan pihak Kepolisian usai meminta keterangan dari kedua orang temannya di Polsek Sukaraja Resor Sukabumi Kota.

“Memang betul tadi malam sekitar pukul 1.30 WIB dini hari diduga telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban atas nama Cecep (20 tahun) yang dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD R Syamsudin SH, pada Minggu jam 10.30 WIB,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal, dalam keterangannya.

Zainal mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat korban bersama satu temannya, dan dua orang saksi berboncengan menggunakan dua sepeda motor menuju ke arah Gegerbitung Sukabumi. Mereka berpapasan dengan sejumlah pengendara sepeda motor.

“Setibanya di depan SPBU Ciaul, mereka berpapasan dengan sekelompok motor dan dikejar serta ditendang hingga kedua sepeda motor mereka terjatuh di depan klinik Pratama SR,” ujar dia.

Pasca peristiwa tersebut Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota dan Polsek Sukaraja baru mengamankan satu unit sepeda motor. Kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi serta meminta keterangan dari dua orang saksi yaitu teman korban.

“Usai terjatuh, kedua saksi langsung meninggalkan sepeda motornya dan melarikan diri ke gang pemukiman warga. Sedangkan korban tergeletak dan ditinggalkan oleh temannya. Berselang 30 menit, kedua saksi keluar dari gang untuk mengambil sepeda motornya dan melihat korban tengah ditolong warga dan dievakuasi ke rumah sakit akibat luka di beberapa bagian tubuhnya,” tutur dia.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Zinal ABidin menegaskan pihaknya masih bekerja untuk mengungkap kasus ini.

“Bila memang ada yang melihat atau mempunyai informasi mengenai peristiwa tersebut bisa segera menghubungi kami di 110,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terbaru