Distan Kabupaten Sukabumi: Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Gegara Banjir 

Selasa, 25 Oktober 2022 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyebut ada ratusan hektare lahan sawah terendam banjir akibat intensitas curah hujan tinggi akhir-akhir ini. Akibatnya sawah-sawah tersebut terancam gagal panen.

Alhasil seluruh petani yang menanam komoditas padi bakal gigit jari lantaran terancam gagal panen.

“Curah hujan ekstrem bisa berdampak terhadap tanaman komoditas pertanian, terutama padi sawah akan mengalami gagal panen,” ujar Denis Eriska Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/10/2022).

Menurutnya, iklim alam yang saat ini melanda wilayah Sukabumi tidak dapat dibendung. Sehingga areal persawahan warga tergenang air hujan.

“Kondisi saat ini kita tidak bisa membendung iklim alam. Sehingga, gagal panen komoditas padi sawah sulit dihindari. Diperparah berasal dari luapan sungai sudah melebihi kapasitas,” terangnya.

Ia mengaku, lahan padi diperkirakan mencapai seluas 383 hektare. Potensi lahan pertanian milik para petani yang terancam gagal panen pada musim tanam kedua ini terdapat di 11 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

“Ada seluas 383 hektare. Sampai saat ini tim di lapangan masih mendata potensi jumlah kerugian yang dialami petani padi yang terdampak banjir,” tuturnya.

Kini, mayoritas petani padi sawah sudah dipastikan akan mengalami kerugian cukup besar akibat gagal panen. Kendati begitu, Dinas Pertanian melalui petugas penyuluh lapangan telah berupaya menekan meluasnya banjir yang merendam lahan pertanian, khususnya sawah.

“Kami sudah berupaya dengan berbagai cara supaya air cepat surut dan banjir tidak meluas. Salah satu upayanya mensterilkan sampah-sampah yang dapat menyumbat saluran irigasi persawahan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor 

Berita Terkait

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terbaru