JURNALSUKABUMI.COM – Desa Wisata Hanjeli yang berada di Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi diapresiasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Abdul Muiz. Menurutnya, pembangunan Desa Wisata Hanjeli banyak sisi positifnya, salah satunya untuk menghadapi krisis pangan.
“Saya mengapresiasi kepada Kang Asep (Founder Yayasan Desa Wisata Hanjeli red) untuk membangun Desa Wisata berbasis budidaya Hanjeli. Tentunya, desa wisata hanjeli ini ada sisi positifnya disaat dunia menghadapi krisis pangan selain krisis serius, “jelas Abdul Muiz.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jabar sudah memberikan dukungan pengembangan desa wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Hal itu, tercermin dengan sudah diketuknya Perda Jawa Barat No. 2 tahun 2022 tentang Pengembangan Desa Wisata. dan Perda No. 15 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat.
Pengembangan desa wisata ini perlu mendapat sentuhan yang serius dari pemerintah. Desa Wisata Hanjeli menjadi salah satu upaya konservasi dan edukasi untuk komoditas pengan yang hampir punah.
“Hanjeli memiliki nilai lebih dari sisi ketersediaan gizi dibanding beras dan jagung, dan hanjeli merupakan komoditas yang hampir punah sehingga bernilai menjaga kelestarian keragaman sumber pangan alternatif,” kata dia.
Keberadaan Desa Wisata Hanjeli menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal hingga mancanegara. Desa ini menjadi tempat edukasi pengenalan hanjeli. Banyak mahasiswa dari berbagai kampus yang melakukan penelitian.
“Dari hanjeli menghasilkan tepung bernilai gizi tinggi, bisa untuk ragam olahan bubur, bolu dan lain-lain, bahkan ptoduk sovenir gelang, kalung, tasbih dan lain-lain, “terangnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, dengan mulai dikenalkan Desa Wisata Hanjeli banyak siswa pelajar dari berbagai sekolah yang belajar bagaimana menanam, mengolah tepung hingga jadi produk sovenir maka mulai tumbuh home stay dilingkungan rumah warga.
“Desa wisata ini Ada nilai pemberdayaan komunitas purna migran dan pemuda Desa yang berarti ada pembangunan SDM unggul di Desa, Beragam penghargaan diraih dari tingkat Kabupaten Propinsi bahkan level Nasional, terakhir mendapat Award dari Kementrian Parisata dan ekraf termasuk 50 besar Nasional, “tukasnya.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












