Lagi, Kang Fahmi Tinjau ke Beberapa Lokasi Terdampak Bencana 

Minggu, 9 Oktober 2022 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi kemabli melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana banjir maupun longsor akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir, Minggu (09/10/2022).

Kang Fahmi mengatakan, langkah tersebut untuk memastikan upaya percepatan pemulihan atau perbaikan pasca bencana terutama sarana vital yang menjadi akses masyarakat.

”Saya bersama Pak Sekda, Kadis PU, BPBD dan Kominfo melakukan pemantauan pasca beberapa hari lalu ada 22 titik musibah bencana setelah hujan besar,” kata Kang Fahmi.

Pemantauan dengan menggunakan sepeda motor tersebut dengan didampingi Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Asep Irawan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Imran Whardani, dan Kepala Diskominfo Rahmat Sukandar.

Diketahui sebelumnya, pada Jumat (07/10) lalu berdasarkan data BPBD Kota Sukabumi, bencana akibat curah hujan tinggi terjadi di sejumlah 22 lokasi.

Pada pemantauan tersebut, orang nomor satu di Kota Sukabumi itu mendatangi lokasi jembatan putus di Gang Jayaniti, Kampung Babakan Jampang RT. 01/10 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

Selanjutnya jalan amblas di Jalan Ciseureuh Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh. Selain itu, ia bersama rombongan juga melihat lokasi longsor belakang SDN SKIP Jalan Aminta Azmali RW. 09 Kelurahan Sriwidari, Gunung Puyuh.

Kemudian bergeser meninjau longsor dan banjir di Perum Gading RT. 01/17 Kelurahan Karang Tengah, Gunung Puyuh.

”Harus dilakukan percepatan penanganan, khususnya termasuk yang vital yang menjadi akses masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, agar segera dilakukan percepatan perbaikan oleh Dinas PU dan yang lainnya.

Kang Fahmi pun menghimbau kepada warga tetap harus waspada dan hati-hati sampai akhir November 2022 terkait potensi cuaca ekstrem. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.

Lebih lanjut menurut dia, sebelumnya petugas bersama relawan dikerahkan secara maksimal untuk penanganan bencana. Sehingga ia menyampaikan terimakasih kepada petugas BPBD, relawan Polri dan TNI yang membantu penanganan bencana.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru