Keren dan Kekinian, Lokatmala Sukabumi Rilis Kaos Motif Batik

Minggu, 2 Oktober 2022 - 10:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Batik Lokatmala Sukabumi merilis produk baru dan kekinian dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2022. Produk baru berupa batik yang dicetak di media kaos ini diharapkan diminati semua kalangan, terutama kawula muda.

Pemilik Batik Lokatlamala Sukabumi, Fonna Melania, mengatakan produk barunya adalah kaos yang secara motif dan prosesnya, menggunakan batik.

“Diharapkan jadi produk yang lebih memasyarakat, dan daily to wear (Bisa dipakai untuk sehari-hari, red),” kata Fonna dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Minggu (2/10/2022).

Pemilihan kaos sebagai media, membuat batik tidak terbatasi oleh kesan harus dikenakan di acara formal. Kaos batik bisa menjadi pakaian harian, lebih sering digunakan.

Fonna mengatakan inovasi ini merupakan salah satu upaya dalam pelestarian batik. Dengan media kaos, batik diharapkan bisa lebih banyak lagi digunakan kalangan muda, gen-z, atau milenial.

“Proses batik akan lestari jika konsumen tetap mau memakai. Untuk gen z dan milenial, saya pikir lebih cocok kalau bahannya kaos,” kata Fonna.

Adapun pada kaos batik ini, Batik Lokatmala Sukabumi menggunakan dua motifn. Yakni motif masagi dan garuda ngupuk.

Di peringatan Hari Batik Nasional yang diperangati setiap 2 Oktober, Fonna berharap siapa pun bisa lebih menghargai batik. Selain mengenakan batik, juga lebih tahu tentang filosofi, latarbelakang, atau pesan yang tersimpan di motif batik.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru