Geger! Warga Temukan Ular Sanca 3 Meter di Atap Pabrik Konveksi di Jalan Selabintana

Senin, 26 September 2022 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seekor ular sanca sepanjang 3 meterdengan berat 8 kilogram kilogram ditemukan di sebuah pabrik konveksi di Jalan Selabintana KM 3,5 No.41, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/9/2022).

Ular sanca itu ditemukan di bagian atap plafon pabrik dalam kondisi terluka. Kasi Pencegahan, Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi, Hendar Iskandar mengatakan, mulanya ular tersebut ditemukan oleh salah seorang karyawan pabrik bernama Atep Hermawan.

“Jadi plafon itu di atas ada seng dan di bawahnya ada alumunium foil, dan berubah-ubah posisinya (tidak datar) sejak tiga hari yang lalu. Begitu dicek kelihatan ada ekor ular, warga lantas telepon kita,” kata Hendar saat dikonfirmasi Jurnalsukabumi.com, Senin (26/9/2022).

Dia mengatakan, kawasan pabrik itu memang berdekatan dengan habitat hewan. Yang mana di belakang pabrik terdapat pohon rindang dan bambu.

“Daerah ini banyak pohon dan kawasan potensi jadi habitat sarang ular, mulai pepohonan rimbun, kontainer-kontainer gudang di belakang, pohon bambu dan banyak sela-sela masuknya ular. Atau mungkin saja potensi makanan ularnya sangat banyak di situ,” ungkap dia.

Ia menuturkan, ular tersebut ditemukan dalam kondisi terluka karena pada bagian atap terdapat kawat antara plafon dan alumunium. Saat ini, ular tersebut sudah berhasil dievakuasi dan akan mendapatkan pengobatan tradisional.

“Sempat kesulitan karena kan itu ada kawat-kawat, jadi kita potong-potong dulu kawatnya. Ular juga terkena luka dari kawat tersebut, saat ini telah kita evakuasi,” tandasnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat terutama pemilik pabrik-pabrik agar menjaga kebersihan lingkungan dan ruangan yang tidak terpakai. Khususnya jika tempat usaha atau pemukimannya berdekatan dengan kawasan yang berpotensi menjadi habitat hewan.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:36 WIB

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Berita Terbaru

HEADLINE

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:57 WIB

EKBIS

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:17 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777