JURNALSUKABUMI.COM – Warga Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan rumah yang rusak akibat ‘disapu’ angin Puting Beliung.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (7/8/2022) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB, adapun lokasi yang terdampak yakni Kampung Babakan, Kampung Tanjungsari, Kampung Tegalseureuh, Dusun Lio dan Dusun Benjot.
Dari hasil pendataan BPBD, rumah yang terdampak itu 3 unit rusak berat atau hancur, kemudian 91 rumah rusak ringan dan sedang. “Ini masih dalam assesment, masih pendataan,” kata Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Endang Koswara.
Selain rumah, Puting Beliung juga menyebabkan kerusakan sebuah bangunan GOR, dua sekolah madrasah kemudian sebuah penggilingan padi, dan sebuah bale warga.
“Untuk bantuan stimulan Insya Allah hari ini kita memproses, mudah-mudahan secepatnya bisa bantu, bentuknya bantuan bahan baku untuk bangunan atau rumah yang terdampak,” terang dia.
Sementara, salah seorang warga Kampung Babakan Tanjungsari, Lilis Nurhayati mengatakan, Puting Beliung merusak bagian atap rumahnya. Sehingga mengharuskan dirinya mengungsi ke rumah kerabatnya.
Kini rumah yang dihuninya itu tengah diperbaiki oleh sejumlah warga, dan petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi serta unsur Kecamatan Gegerbitung.
“Iya, di beres-beresin dulu supaya ga berantakan dan katanya mau dibenerin, harapannya langsung diperbaiki atapnya supaya bisa cepat tinggal lagi di rumah, ini ngungsi di tetangga,” tutur Lilis.
Sementara itu, Ibrahim (61 tahun) pemilik penggilingan padi yang ambruk berujar, kerugian yang dialaminya mencapai Rp 15 juta.
“Di dalamnya masih ada padi sekitar 20 kwintal kalau berasnya setelah ambruk langsung dievakuasi karena takut kena hujan,” singkat Ibrahim.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan












