Soal Koalisi, PKS Intensifkan Komunikasi Politik dengan NasDem dan Demokrat

Senin, 8 Agustus 2022 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2024. Salah satu persiapan tersebut terkait koalisi yang mana PKS sedang intensif menjalin komunikasi Politik dengan Partai Demokrat dan NasDem.

Hal tersebut diungkapkan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, usai menghadiri Seren Taun Akbar dan Gema Muharram 144 Hijriyah di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/8/2022).

“Yang tersisa, tadi, tinggal PKS, Demokrat, dan NasDem. Makanya kita intensifkan komunikasi di tiga partai tadi khususnya,” kata Syaikhu kepada jurnalsukabumi.com.

Pria yang juga Anggota Komisi I DPR RI tersebut tidak memungkiri bahwa PKS tak bisa sendirian mengusung capres-cawapres di Pemilu 2024. Perolehan kursi DPR RI dari PKS yang cuma 8,21 persen, tidak memenuhi syarat ambang batas parlemen (parliementary threshold,red) yakni 20 persen.

Syaikhu mengatakan, PKS tengah mempersiapkan diri untuk bisa ikut Pilpres 2024. Meski kini fokus menggarap komunikasi dengan Demokrat dan NasDem, namun Syaikhu menegaskan PKS masih terbuka untuk komunikasi dengan partai lain.

“PKS masih cair. Masih membuka komunikasi-komunikasi dengan berbagai partai,” kata dia.

Mantan Walikota Bekasi ini menambahkan, komunikasi intensif dengan NasDem dan Demokrat dilakukan setelah menimbang konstalasi politik akhir-akhir ini.

Ada partai yang sudah menyatakan saling berkoalisi. Ada juga yang enggan berkoalisi.

“PDIP tidak mau koalisi, Golkar sudah koalisi dengan PAN dan PPP, Gerindra dengan PKB,” tutur Syaikhu.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru
15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang
Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital
Ribuan Label Cukai Ditemukan, Polisi Dalami Dugaan Miras Oplosan Berselimut Segel Baru
Dituntut Taat Pajak, Layanan Samsat Kini Dinilai Lebih Mudah, Warga Keluhkan Antrean Panjang

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:42 WIB

15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital

Berita Terbaru