Dinas PU Kab Sukabumi Bakal Bangun Irigasi, Aliran Ratusan Hektare Sawah di Palabuhanratu

Selasa, 2 Agustus 2022 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi bakal membangun irigasi yang mengaliri ratusan hektare sawah di wilayahnya.

Kepala Bidang SDA pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Adi Setiadi Nugraha mengatakan, ratusan hektare sawah tersebut tersebar di Kecamatan Palabuhanratu. Kali ini pembangunan difokuskan di Desa Cikadu.

“Alokasi perbaikan untuk Irigasi Citarik ini panjang seluruhnya saluran air itu 12 KM yang berujung di Sungai Cipari Daerah Palabuhanratu, tetapi pembangunan irigasi di bulan ini hanya meliputi wilayah hulu saja. Diperkirakan 300 meter, dan mudah-mudahan tahun depan menjadi prioritas pembanguan irigasi tahap selanjutnya,” ujar Adi Setiadi, Selasa (2/8/2022).

Ia menerangkan pembangunan tersebut bakal dilaksanakan pada bulan Agustus ini. Namun dalam pembangunan itu masih tahap sosialisasi di desa tersebut karena menarik para pekerja di seputaran desa atau mengandalkan swadaya masyarakat.

“Pekerjanya sebagian akan menggunakan tenaga lokal untuk pemberdayaan masyarakat di Desa Cikadu, tetapi untuk staf ahlinya dari pihak CV dan kami hanya memperbaiki bangunan utamanya supaya bisa maksimal,” terangnya.

Nilai pembangunan itu, Lanjut Adi, dilakukan oleh CV Bakri Mandiri dengan nilai kontrak kurang lebih Rp 455 juta. Selain para pekerja lokal, ia pun meminta suplay bahan bakunya pun menggunakan potensi lokal namun harus sesuai spek yang ditetapkan.

“Pengukuran dan pekerjanya akan melibatkan masyarakat setempat berikut material dari wilayah setempat dengan hasil pengecekan terlebih dahulu layak atau tidaknya,” tuturnya.

Tidak cukup disitu, dinas pekerjaan umum kabupaten Sukabumi mengelola irigasi kurang lebih dari 1000 Hektar dan sebanyak 156 irigasi, salah satunya irigasi citarik yang berada di wilayah Palabuhanratu. Teknisnya itu bahwa irigasi didasarkan pada luas area yang dialiri, seperti 1.000 hektare itu merupakan kewenangan Kabupaten, 1.000 sampai 3.000 hektare kewenangan Provinsi, lalu diatas 3.000 hektare itu kewenangan Pusat.

“Kami mohon dukungan dan support nya dari semua pihak, sekalipun belum semuanya terbangunkan dan insya Allah akan menjadi prioritas pembangunan selanjutnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cikadu Neng Elva Yulianti melalui Sekertaris Desa Cikadu Didin mengapresiasi atas pembangunan irigasi di desanya, ia pun sangat mendukung atas pelaksanaan yang dilakukan Dinas PU Kabupaten Sukabumi.

“Terima kasih kepada semua unsur yang mendorong untuk pembangunan di Citarik ini, yang meliputi Kedusunan Pasir Biru dan Kedusunan Cikadu,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Sepakan Perdana Letkol Inf Beny Syafri Resmi Buka Turnamen Dandim Cup Kota Sukabumi 2026
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Anggaran Kebersihan dan Obat RSUD Palabuhanratu Disorot, Ini Penjelasannya!
Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Wujudkan Kebersamaan dengan Olahraga Bersama di Tapal Batas
Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:39 WIB

Sepakan Perdana Letkol Inf Beny Syafri Resmi Buka Turnamen Dandim Cup Kota Sukabumi 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:50 WIB

Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan

Berita Terbaru