Lepas KKN Mahasiswa STISIP WPM, Wabup Iyos Minta Selaraskan dengan Program Kab Sukabumi

Senin, 1 Agustus 2022 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, melepas ratusan mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri (WPM) Sukabumi untuk melaksanakan KKN di Kecamatan Sukaraja.

Proses pelepasan tersebut ditandai dengan pemakaian jaket KKN kepada mahasiswa di Kantor Kecamatan Sukaraja, Senin, 1 Agustus 2022.

Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 151 mahasiwa STISIP akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kecamatan Sukaraja. Mereka akan disebar di sembilan desa di kecamatan tersebut dan melaksanakan kegiatan selama tiga pekan ke depan.

Iyos mengatakan, kehadiran mahasiswa ini bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan masyarakat. Terutama dalam penyelarasan program yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Kehadiran mahasiswa ini bisa membantu pemerintah dalam mendorong dan memperlancar kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Apalagi di Kecamatan Sukaraja ini, terdapat dua program yang sedang digenjot. Pertama, program P2WKSS dan lomba Posyandu tingkat provinsi.

“Mahasiswa bisa membantu dan memfasilitasi apa yang perlu disentuh masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, bisa membantu mempercepat akselesari program P2WKSS dan lomba Posyandu. Sehingga, perlu adanya sinergitas yang baik.

“Mudah-mudahan saja sinergitas bisa berjalan baik selama tiga pekan ini,” ungkapnya.

Ketua STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi, Katirina Rachaju, menambahkan pelaksanaan KKN merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi. Hal itu ialah pengabdian terhadap masyarakat.

“Mahasiswa yang KKN itu, dituntut mengimplementasiian dharma tersebut setelah mendapatkan berbagai teori yang diterima di bangku perkuliahan,” bebernya.

Maka dari itu ada sekitar 223 mahasiwa yang disebar untuk melaksanakan KKN. Mereka tersebar di Kecamatan Sukaraja dan Cireunghas.

“Di Sukaraja ini ada sekitar 151 mahasiswa dan 72 di Cireunghas, Mereka diharapkan bisa membantu pembangun daerah. Terutama dari sisi pemberdayaan masyarakat. semoga kehadiran mahasiswa KKN ini mampu membantu pembangunan desa,” pungkasnya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru