Ratusan Orang di Ciracap Keracunan, Dinkes: Gejala Awal Usai Konsumsi Nasi Kotak

Jumat, 29 Juli 2022 - 19:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan warga Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mengalami keracunan massal setelah menghadiri acara syukuran kepulangan jamaah haji di wilayahnya. Keracunan tersebut diketahui setelah sehari menghadiri acara tersebut, Jumat (29/7/2022).

Informasinya, kejadian intoksikasi tersebut bermula ketika ratusan orang mendatangi syukuran Pasutri pada Kamis (29/7) sore di Kampung Ciceuri RT.12 /03, Desa Purwasedar.

Pasca hadiran itu warga dibekali bingkisan berupa nasi kotak yang berisi nasi, ayam goreng serundeng dan mie goreng. Setelah itu puluhan warga yang terdiri dari tiga wilayah yakin Kampung Tangkolo, Saleman, dan Ciceuri Desa Purwasedar mengalami sakit dengan gejala sakit perut, mual, diare dan muntah muntah.

Pasca kejadian itu ratusan orang terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat untuk penanganan tim medis. Bahkan ada juga yang terpaksa dilarikan ke RSUD Jampang Kulon karena butuh penanganan intensif dari kedokteran.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Dr. Rika Mutiara, langsung bergegas menerjunkan tim untuk penanganan kejadian luar biasa itu. Untuk sementara, gejala peristiwa ini usai mengkonsumsi nasi kotak.

“Dalam hal itu alhamdulillah pihak puskesmas sangat sigap menyikapinya. Semua puskesmas sudah dilatih bagaimana caranya menangani keracunan dari mulai sample, dan lainnya,” ujar Rika saat dihubungi jurnalsukabumi.com, umat (29/07/2022).

Ia menerangkan, bila terjadinya keracunan di setiap wilayah, memang ditangani oleh pihak UPTD atau puskesmas terdekat, karena dapat meminimalisir waktu sehingga sample pun dapat sesegera mungkin dikirim ke Lab Kesda.

“Jadi semua sudah di latih jadi tidak perlu menunggu orang dinkes tetapi mereka harus sudah sigap. Mengenai keracunan tadi orang dinkes pun di sana, yakni subkor pa Yayat, dan pa Kabid,” tandasnya.

Informasi trakhir didapat, 129 orang mengalami keracunan. Saat ini yang masih dirawat di Puskesmas Ciracap 8 orang. Kemudian yang di rujuk rumah sakit 8 orang, Sisanya sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 September 2026 - 18:07 WIB

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB