Geger! Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Depan Rumah Warga di Jalan Veteran

Senin, 11 Juli 2022 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pria paruh baya ditemukan tergeletak tidak bernyawa di teras rumah warga di Jalan Veteran, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Senin (11/7/2022) dini hari.

Pria tersebut diketahui bernama Edi Rahmat (64), warga Gunungparang Cikole. Jenazah pertama kali diketahui oleh Dedeh Suningsih (62) saat melintas  rumah tersebut.

Dedeh merasa penasaran saat melihat seseorang yang tergeletak di teras rumah warga. Setelah mengetahui orang tersebut telah meninggal dunia, Dedeh pun langsung melaporkannya ke Polsek Gunungpuyuh.

Tidak lama berselang, Kapolsek bersama anggota Polsek Gunungpuyuh dan unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap jenazah korban dan membawa korban ke rumah sakit guna pemeriksaan dokter.

“Memang betul dini hari, kami telah merespon laporan warga mengenai adanya penemuan mayat seorang pria paruh baya di salah satu teras rumah warga,” ujar Kapolsek Gunungpuyuh AKP Maulana Arif melalui keterangannya.

“Kami bersama tim dari Unit Identifikasi Polres pun segera ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk melakukan pengecekan hingga diketahui bahwa pria bernama Edi Rahmat, warga Gunungparang Cikole tersebut diduga telah meninggal dunia. Sehingga kami langsung membawa jenazah ke rumah sakit R Syamsudin SH guna pemeriksaan dokter,” jelas Arif menambahkan.

Arif menyebut, usai dilakukan pemeriksaan jenazah oleh pihak rumah sakit, tidak ditemukan bekas aksi kekerasan pada tubuh korban. Hal itu pun turut dibenarkan pihak Polsek Gunungpuyuh yang telah melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat.

“Pada awal pemeriksaan di lokasi, ditambah dengan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit dapat kami informasikan bahwa kami tidak melihat adanya bukti maupun bekas aksi kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Arif menambahkan, pihaknya sedang menunggu keluarga korban untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru