Pelantikan Pengurus KTNA Kabupaten Sukabumi Periode 2022-2027, Abah Sopyan: Petani dan Nelayan Punya Peran Besar

Rabu, 6 Juli 2022 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pelantikan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sukabumi digelar di Prima Resort Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/7/2022).

Hadir pada kegiatan tersenut Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, Ketua KTNA Jawa Barat Otong Wiranta, Ketua KTNA Kabupaten Sukabumi H A Sopyan BHM atau yang akrab disapa Abah Sopyan.

Kegiatan Pelantikan Pengurus KTNA kali ini bertajuk ‘Membangun KTNA yang Sinergis dan Kolaboratif guna Mendukung Terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Religius, Maju, dan Inovatif Menuju Jabar Juara Lahir dan Batin’.

Abah Sopyan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan amanah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KTNA. Pada sambutannya, Abah Sopyan mengawali dengan ajakan agar momen pelantikan tersebut tidak hanya dijadikan sebagai seremoni pergantian pengurus saja. Tapi juga sebagai momentum memperkuat perjuangan.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi dianugerahi wilayah seluas 4.162 km² atau sama dengan 11,21 persen dari luas Provinsi Jawa Barat. Wilayah yang luas ini harus mampu dikelola dengan baik, terutama oleh KTNA.

“Berdasarkan RKPD Sukabumi tahun 2022 pendapatan domestik regional Bruto atas dasar harga konstan atau PDRB ADHK menurut lapangan usaha Kabupaten Sukabumi, menunjukan bahwa lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi sektor yang memiliki nilai tambah tertinggi dibandingkan dengan lapangan usaha lainnya,” kata Abah Sopyan.

Lanjut dia, peran lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan dalam memproduksi barang dan jasa di Kabupaten Sukabumi mencapai 20,67 persen pada tahun 2016, dan tahun 2020 sebesar 19,18 persen pada seluruh barang dan jasa yang diproduksi di Kabupaten Sukabumi.

“Data tersebut menunjukan betapa besarnya peran para petani dan nelayan bagi hajat kehidupan Kabupaten Sukabumi,” ucap Abah Sopyan.

Kendati demikian, Abah Sopyan menyebut, ada aspek mendasar yang harus menjadi perhatian KTNA. Seperti beberapa masalah pada sektor pertanian diantaranya, rendahnya kepemilikan lahan pertanian secara nasional yaitu hanya sebesar 0,3 hektar per rumah tangga.

Kemudian, luas lahan sawah di Kabupaten Sukabumi pada 2016 sampai 2020 berkurang seluas 9.798 hektar akibat alih fungsi lahan menjadi pemukiman industri  pembangunan infrastruktur, dan aktibitas ekonomi lainnya.

“Masih minimnya pemanfaatan teknologi pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkam pendapatan petani. Serta kelangkaan pupuk subsidi yang masih terus terjadi berulang-ulang,” jelas dia.

Secara keseluruhan, Abah Sopyan menuturkan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, terdapat beberapa indikator pertanian dan nelayan juga tekoreksi.

Diantaranya satu, nilai tukar petani Jabar pada pertengahan 2022 sebesar 97,17 persen atau turun dua persen dibanding tahun 2018. Dua, nilai tukar nelayan triwulan tiga tahun 2021 lalu mencapai 96,77 persen. Kemudian, indeks harga hasil pertanian turun sebesar 1,24 persen.

“Sebagian masalah tersebut merupakan tantangan yang harus kita selesaikan bersama-sama. Dalam mewujudkan tujuan KTNA yaitu mengembangkan profesionalisme petani dan nelayan. Kemudian membangun rasa tanggungjawab kesetiakawanan dan keadilan sosial. Dengan adaftif, intergratif, inovatif, dan kolaboratif,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

KOPI MASAL Bergerak, Kecamatan Cibadak Bangkitkan Harapan Korban Kebakaran Lewat Bedah Rumah
Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau
Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah
PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia
Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 04:59 WIB

KOPI MASAL Bergerak, Kecamatan Cibadak Bangkitkan Harapan Korban Kebakaran Lewat Bedah Rumah

Selasa, 8 September 2026 - 17:43 WIB

Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau

Selasa, 8 September 2026 - 17:41 WIB

Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu

Senin, 7 September 2026 - 17:44 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam